RELUNG.ID- Rien Wartia Trigina berencana mendatangi DPR RI untuk memberikan klarifikasi terkait polemik dengan mantan asisten rumah tangganya (ART), Herawati.
Langkah tersebut diambil setelah pihak Herawati lebih dulu mengadukan persoalan dugaan penganiayaan itu ke DPR RI melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP).
Kuasa hukum Erin mengatakan pihaknya ingin memberikan penjelasan dari sisi kliennya agar publik dapat mendengar keterangan dari kedua belah pihak.
“Mungkin dalam waktu dekat klien kami akan RDP ke DPR untuk mengimbangi pemberitaan dari Hera,” kata kuasa hukum Erin, dikutip dari kanal YouTube Intens Investigasi, Kamis (21/5/2026).
Dalam agenda tersebut, Erin disebut akan membawa sejumlah bukti terkait tuduhan penganiayaan yang dialamatkan kepadanya.
“Kami akan kasih bukti-buktinya supaya bisa didengar dari dua pihak,” lanjutnya.
Selain mendatangi DPR RI, pihak Erin juga mempertimbangkan untuk melapor ke Komnas HAM dan Komnas Perempuan. Meski demikian, kuasa hukum menegaskan proses hukum utama tetap berjalan di kepolisian.
“Untuk proses hukum tetap di aparat penegak hukum dan kami akan patuh mengikuti prosedur,” ujarnya.
Sebelumnya, Herawati telah menghadiri Rapat Dengar Pendapat di Komisi III DPR RI pada Senin (18/5/2026). RDP tersebut digelar untuk mendengarkan langsung keterangan Herawati terkait dugaan penganiayaan yang disebut dilakukan oleh Erin.
Dalam agenda itu, Erin bersama kuasa hukumnya, Sunan Kalijaga, juga turut hadir di DPR RI sebagai tamu, bukan pihak yang dimintai keterangan.
Komisi III DPR RI dikabarkan meminta aparat penegak hukum untuk melanjutkan penanganan laporan Herawati terkait dugaan penganiayaan tersebut.
Sebelumnya, Erin juga telah membantah seluruh tuduhan yang diarahkan kepadanya. Mantan istri Andre Taulany itu mengaku nama baiknya telah rusak akibat tudingan yang beredar dan memilih menempuh jalur hukum.[YKP]

