RELUNG.ID – Produsen perlengkapan anak Evenflo mengumumkan penarikan kembali (recall) lebih dari 65.000 unit kursi mobil anak (car seat) konvertibel seri REO yang dipasarkan di Amerika Serikat dan Kanada.
Langkah tersebut diambil setelah pengujian menemukan potensi masalah pada mekanisme sandaran kepala yang dapat meningkatkan risiko cedera saat terjadi kecelakaan.
Secara keseluruhan, penarikan mencakup 59.661 unit di Amerika Serikat dan 6.223 unit di Kanada. Produk yang terdampak diproduksi antara Maret 2025 hingga Juni 2026.
Model yang termasuk dalam penarikan ini meliputi REO Brookline, Lenox, Holden, Nantucket, Danvers, dan Chelsea.
Evenflo menjelaskan, hasil pengujian laboratorium pascaproduksi menunjukkan sandaran kepala yang dapat disesuaikan berpotensi bergeser dari posisinya saat terjadi benturan dalam kondisi tertentu.
Masalah tersebut hanya ditemukan pada pengaturan sandaran kepala tertentu. Untuk penggunaan dengan posisi menghadap ke depan (forward-facing), risiko muncul ketika sandaran kepala berada di posisi 10 atau 11.
Sementara untuk posisi menghadap ke belakang (rear-facing), potensi masalah hanya terjadi pada posisi 11.
Perusahaan menegaskan hingga saat ini belum ada laporan cedera yang berkaitan dengan masalah tersebut. Selain itu, integritas struktur utama kursi mobil tetap dinyatakan aman selama digunakan di luar posisi sandaran kepala yang terdampak.
Temuan tersebut bermula dari pengujian rutin yang dilakukan oleh National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) terhadap produk Evenflo sebagai bagian dari program kepatuhan keselamatan kendaraan di Amerika Serikat.
Dalam uji tabrakan menggunakan boneka uji anak berusia tiga tahun, penyelidik menemukan sandaran kepala bergeser dari posisi tinggi ke posisi lebih rendah saat simulasi benturan dari depan. Hasil tersebut kemudian mendorong Evenflo melakukan investigasi internal.
Dari hasil penyelidikan, perusahaan menyimpulkan bahwa kursi mobil yang terdampak tidak sepenuhnya memenuhi ketentuan Federal Motor Vehicle Safety Standard (FMVSS) No. 213, yaitu standar keselamatan Amerika Serikat untuk sistem pengaman anak di kendaraan.
Menurut Evenflo, pada posisi sandaran kepala tertentu, mekanisme pengunci dapat terlepas ketika terjadi benturan sehingga sandaran kepala bergeser. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko cedera bagi anak yang berada di dalam kursi.
Meski demikian, perusahaan tidak meminta konsumen menghentikan penggunaan produk secara total. Orang tua tetap dapat menggunakan kursi mobil tersebut dengan menghindari posisi sandaran kepala yang terdampak.
Evenflo merekomendasikan penggunaan posisi 1 hingga 9 untuk mode menghadap ke depan dan posisi 1 hingga 10 untuk mode menghadap ke belakang hingga solusi perbaikan tersedia.
Bagi orang tua yang anaknya sudah membutuhkan posisi sandaran kepala di luar batas tersebut, perusahaan menyarankan untuk menghubungi layanan pelanggan ParentLink Evenflo guna memperoleh panduan lebih lanjut.
Saat ini, Evenflo tengah menyiapkan kit perbaikan gratis yang akan memperkuat mekanisme pengunci sandaran kepala agar tidak bergeser saat terjadi tabrakan.
Perusahaan menyatakan seluruh pemilik produk yang telah terdaftar akan diberi pemberitahuan begitu kit perbaikan tersedia.
Selain itu, konsumen yang telah mengeluarkan biaya sendiri untuk mengatasi masalah tersebut juga berpeluang memperoleh penggantian sesuai ketentuan program penarikan kembali. (LWM)

