RELUNG.ID – Nama Land Rover Freelander kembali hadir di industri otomotif global, namun kali ini dengan wujud yang jauh berbeda dari generasi sebelumnya.
Melalui dokumen terbaru yang dirilis Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi Tiongkok, detail mengenai Freelander 8 mulai terungkap ke publik.
SUV anyar ini merupakan hasil kolaborasi antara Chery dan Jaguar Land Rover. Freelander 8 sebelumnya telah diperkenalkan secara perdana pada Beijing Auto Show 2026 dan disebut sebagai “SUV segala medan berteknologi mewah”.
Secara desain, Freelander 8 tampil dengan bentuk boxy atau serba kotak yang memberi kesan kokoh dan modern.
Bagian depan kendaraan dibuat tertutup tanpa grille besar layaknya mobil konvensional, menegaskan identitasnya sebagai kendaraan elektrifikasi.
Dari sisi dimensi, Freelander 8 tergolong sangat besar. SUV ini memiliki panjang 5.118 mm hingga 5.185 mm pada beberapa varian, lebar 2.050 mm, tinggi 1.898 mm, serta jarak sumbu roda mencapai 3.040 mm.
Ukuran tersebut membuatnya jauh lebih besar dibanding Freelander generasi lama.
Tak hanya besar, bobot kendaraan ini juga menjadi sorotan. Freelander 8 memiliki bobot kosong hampir 3 ton atau tepatnya 2.980 kilogram.
Dalam kondisi penuh penumpang dan muatan, bobot totalnya mencapai 3.495 kilogram, hanya terpaut lima kilogram dari batas 3,5 ton yang di sejumlah negara Eropa mengharuskan pengemudi memiliki SIM kendaraan berat.
Freelander 8 dibangun menggunakan platform terbaru bernama iMax yang mendukung konfigurasi kendaraan listrik murni maupun EREV (Extended Range Electric Vehicle). Untuk pasar Tiongkok, SUV ini hadir dalam versi EREV berteknologi 800V.
Mobil ini menggunakan mesin bensin 1,5 liter buatan Chery yang berfungsi sebagai generator pengisi daya baterai saat berkendara.
Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga maksimum 105 kW dengan konsumsi bahan bakar diklaim hanya 0,76 liter per 100 kilometer.
Sementara itu, sektor baterai dipercayakan kepada CATL melalui baterai Freevoy Hybrid Battery. Sistem ini mendukung pengisian ultra cepat hingga 350 kW sehingga waktu pengisian daya menjadi lebih singkat.
Di bagian interior, Freelander 8 dipenuhi teknologi modern. SUV ini menggunakan chip Qualcomm Snapdragon 8397 yang mendukung performa sistem hiburan dan pengoperasian kendaraan.
Selain itu, kendaraan ini juga dilengkapi sensor LiDAR di atap serta menjadi model pertama yang menggunakan sistem bantuan mengemudi Huawei Qiankun ADS V4.1.
Teknologi tersebut memungkinkan mobil membantu pengemudi menjaga jalur, mengatur jarak aman, hingga mempermudah parkir otomatis.
Freelander 8 dijadwalkan meluncur secara global pada paruh kedua 2026 dan diproduksi di Tiongkok. (LWM)

