Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Ganjil-Genap Dinilai Belum Efektif, Palembang Masih Dikepung Titik Macet
Regional

Ganjil-Genap Dinilai Belum Efektif, Palembang Masih Dikepung Titik Macet

RiyadiBy Riyadi29/01/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Pemerintah Kota Palembang menilai penerapan sistem ganjil-genap belum efektif untuk mengatasi kemacetan lalu lintas. Pasalnya, hingga kini Kota Palembang masih dikepung puluhan titik rawan macet yang tersebar hampir di seluruh kecamatan.

Dinas Perhubungan (Dishub) Palembang mencatat terdapat lebih dari 30 titik rawan kemacetan yang sebagian besar bersifat situasional, terutama terjadi pada jam masuk dan pulang sekolah serta jam berangkat dan pulang kerja.

Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian Operasional Dishub Palembang, AK Julyanzah, mengatakan kemacetan paling banyak terjadi di kawasan sekolah yang jam aktivitasnya hampir bersamaan.

Baca juga :   Demokrat Palembang Terima Audiensi Relawan BarataYuda, Tiga Aspirasi Utama Disampaikan

“Kemacetan ini sifatnya situasional, terutama saat jam masuk dan pulang sekolah serta jam kerja. Karena waktunya hampir bersamaan, maka terjadilah kemacetan,” kata Julyanzah, Rabu (28/1/2026).

Sejumlah titik rawan kemacetan antara lain berada di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di sekitar MIN/MTs Negeri 1 dan SMAN 3, Jalan Kolonel H. Burlian di kawasan sekolah Muhammadiyah, Jalan Residence Abdul Rozak (Kumbang), hingga beberapa ruas lainnya.

Menurut Julyanzah, kemacetan di titik-titik tersebut kerap diperparah oleh keberadaan fasilitas publik di sekitar sekolah, seperti pasar, rumah sakit, dan pusat perbelanjaan.

Baca juga :   Cuaca di Palembang Berpotensi Diguyur Hujan Deras, Sumsel Diminta Waspada

“Contohnya di Kolonel H. Burlian, sekolah Muhammadiyah berdekatan dengan Pasar KM 5 dan RS Bhayangkara. Ditambah kontur jalan yang menurun, sehingga kepadatan kendaraan sulit dihindari,” ujarnya.

Sementara di kawasan Kumbang, kemacetan terjadi karena kapasitas jalan yang tidak sebanding dengan volume kendaraan. Pada waktu tertentu, arus lalu lintas di kawasan tersebut juga bersifat situasional.

Dishub Palembang juga mencatat kemacetan cukup parah kerap terjadi di Jalan MP Mangkunegara, terutama pada jam sibuk. Kondisi ini diperburuk dengan banyaknya kendaraan bertonase besar yang melintas di jalur tersebut.

Baca juga :   Mau Wisata Sungai di Palembang Pake Musi Cruise, Bisa Pesan Tiketnya Lewat Online Lho! Berikut Caranya

“Di sana merupakan jalur angkutan dan status jalannya jalan provinsi yang sebenarnya sudah tidak layak. Ditambah kendaraan yang mengantar anak sekolah dan berangkat kerja,” katanya.

Selain faktor infrastruktur dan volume kendaraan, perilaku pengendara juga dinilai turut memicu kemacetan hingga kecelakaan lalu lintas.

“Masih banyak pengendara yang tidak memperhatikan keselamatan berkendara atau safe riding, sehingga kecelakaan terkadang tidak bisa dihindari,” ujarnya.

Baca juga :   Jadi Putri Anak Indonesia 2025, Ini Pesan Sang Ayah untuk Chilla

Terkait upaya penanganan, Dishub Palembang mengaku terus bersinergi dengan kepolisian melalui penambahan petugas di lapangan, pengaturan arus lalu lintas, hingga rekayasa lalu lintas di titik-titik tertentu.

Namun, Julyanzah menegaskan tidak semua rekayasa lalu lintas dapat diterapkan. Beberapa skema justru berpotensi memindahkan kemacetan ke lokasi lain.

“Kalau dilakukan satu arah atau one way, hanya akan memindahkan titik macet ke tempat lain. Sudah ada beberapa rekayasa yang dicoba, ada yang berhasil dan ada juga yang gagal,” jelasnya.

Baca juga :   Karhutla Seluas 3 Hektare di Perbatasan Palembang-Banyuasin Berhasil Dipadamkan

Terkait rencana penerapan sistem ganjil-genap, Dishub Palembang menilai kebijakan tersebut belum memungkinkan diterapkan secara optimal, khususnya di kawasan padat aktivitas seperti Charitas.

“Memang ada rencana penerapan ganjil-genap di kawasan Charitas, tetapi itu cukup sulit. Banyak kendaraan online dan perkantoran di sana. Kendaraan online juga sulit dibatasi karena itu mata pencarian masyarakat,” pungkas Julyanzah.

Meski demikian, Dishub memastikan kemacetan umumnya hanya terjadi pada jam-jam sibuk. Di luar waktu tersebut, kondisi lalu lintas di Kota Palembang relatif kembali lengang.[DSK]

Belum Efektif Dikepung Macet Ganjil-genap Palembang
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleTerpuruk di Dasar Klasemen, Sriwijaya FC Dibayangi Isu Jual Pertandingan
Next Article Ratusan Warga Muara Beliti Segel Kantor Lurah, Desak Bupati Musi Rawas Copot Arief Candra
Riyadi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20266 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,901 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,774 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,746 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?