RELUNG.ID – Gapura Kenanga di Jalan Simpang Y Kenanga II, Kelurahan Batu Urip Permain, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kota Lubuklinggau roboh usai terseret truk pengangkut kerupuk.
Sontak pembangunan Gapura ini pun menjadi sorotan. Pasalnya, proyek tersebut menghabiskan dana senilai Rp199 juta.
Warga yang tinggal disekitar gapura, Ahirul mengatakan, tampilan gapura tersebut memang terlihat rapi dan bagus. Namun ia menduga kualitas konstruksi pada bagian dalamnya tidak kuat.
Sehingga ia selaku warga mengaku kecewa dengan kualitas bangunan gapura tersebut.
“Insiden ini menjadi pelajaran penting bahwa pembangunan infrastruktur, sekecil apapun bentuknya, harus mengedepankan standar keselamatan dan kualitas konstruksi, bukan sekadar tampilan luar,” katanya, Rabu (14/1/2026).
Dia juga berharap agar pihak terkait kedepannya dapat melakukan evaluasi. Serta dapat melibatkan masyarakat untuk pengawasan pembangunan di lingkungan mereka.
Ditempat terpisah, Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lubuklinggau, Aries Sandra Pama kepada wartawan mengatakan, proyek pembangunan gapura ini senilai Rp199.433.400. Pembangunan Gapura Kenanga ini juga sudah sesuai dengan perencanaan.
“Tiang utamanya memang tidak ikut dicor dan hanya ditempel dengan cara di las bagian luar. Tapi Itu sudah sesuai perencanaan memang bentuknya seperti itu tapi nanti akan diperkuat kembali,” pungkasnya.
Untuk diketahui, proyek pembangunan Gapura Kenanga tersebut menelan sebesar Rp199.433.400 dari APBD Lubuklinggau 2025. Proyek tersebut dikerjakan oleh CV Bos Muda Kontraktor. (NSR)

