RELUNG.ID– Sekretaris Jenderal DPP GRIB Jaya, Zulfikar, angkat bicara mengenai keterlibatan sejumlah anggotanya dalam aksi pembubaran massa yang terjadi baru-baru ini.
Zulfikar membantah anggapan bahwa anggota GRIB Jaya yang berada di lokasi datang untuk membubarkan massa. Ia menyebut kehadiran mereka sebagai Pam Swakarsa untuk membantu aparat menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah.
“Keberadaan anggota kami di lapangan murni untuk membantu menjaga ketertiban bersama aparat,” ujar Zulfikar.
Menurutnya, anggota GRIB Jaya yang berada di lokasi tidak bertindak secara mandiri, melainkan membantu menjaga situasi agar tetap aman.
Dalam pernyataannya, Zulfikar juga menyinggung pihak yang menurutnya menjadi pemicu kerusuhan dan menciptakan suasana mencekam.
Ia menyebut kelompok tersebut dengan istilah “gerombolan PKI”. Pernyataan itu kemudian menjadi sorotan karena membawa tudingan yang sensitif secara politik dan sejarah.
Namun, tudingan tersebut merupakan klaim dari pihak GRIB Jaya dan belum dapat dianggap sebagai fakta. Belum ada keterangan resmi dari aparat kepolisian maupun pihak terkait lainnya yang mengonfirmasi identitas kelompok yang disebut Zulfikar ataupun memastikan motif di balik kericuhan.
Karena itu, keterlibatan pihak-pihak tertentu serta penyebab terjadinya kericuhan masih perlu dibuktikan melalui penyelidikan dan keterangan resmi aparat penegak hukum.
GRIB Jaya sendiri menegaskan keberadaan anggotanya di lokasi dimaksudkan untuk membantu menjaga keamanan bersama aparat, bukan untuk melakukan pembubaran massa.
Polisi diharapkan memberikan penjelasan mengenai kronologi kejadian, pihak-pihak yang terlibat, serta motif kericuhan agar informasi yang beredar di tengah masyarakat tidak berkembang menjadi kesimpangsiuran.[YKP]

