Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Guru Bahasa Inggris di Jambi Jadi Korban Pengeroyokan Puluhan Siswa
Regional

Guru Bahasa Inggris di Jambi Jadi Korban Pengeroyokan Puluhan Siswa

RiyadiBy Riyadi15/01/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Kasus pengeroyokan terhadap seorang guru oleh muridnya sendiri menghebohkan publik setelah videonya viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi di sebuah sekolah di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, pada Rabu (14/1/2026). (Tangkapan Layar)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Seorang guru Bahasa Inggris di SMK Negeri 3 Tanjung Jabung Timur, Jambi, menjadi korban pengeroyokan oleh puluhan siswanya. Peristiwa tersebut terjadi di lingkungan sekolah saat kegiatan belajar mengajar masih berlangsung, Selasa (13/1/2026) pagi.

Aksi kekerasan itu terekam dalam video yang kemudian viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, korban bernama Agus Saputra terlihat berusaha melawan serangan para siswa sebelum akhirnya diselamatkan oleh guru lain dan dibawa masuk ke sebuah ruangan berpintu besi untuk menghindari amukan massa.

Agus mengungkapkan, insiden pengeroyokan bermula saat dirinya ditegur secara tidak pantas oleh seorang siswa laki-laki ketika ia sedang berjalan di depan kelas.

Baca juga :   Guru Silat di Ponpes Ogan Ilir Diduga Lecehkan 16 Santri, Kasus Sedang Diselidiki Polisi

“Menegur dengan tidak hormat dan tidak sopan, dengan meneriakkan kata yang tidak pantas kepada saya saat proses belajar,” ujar Agus, Rabu (14/1/2026).

Merasa dilecehkan, Agus kemudian masuk ke kelas dan meminta siswa yang meneriakinya untuk mengaku. Namun, alih-alih meminta maaf, siswa tersebut justru menantangnya.

“Dia langsung menantang saya, akhirnya saya refleks menampar muka dia satu kali,” jelasnya.

Baca juga :   Guru Ponpes di Ogan Ilir Diduga Cabuli Santri

Tamparan tersebut, kata Agus, dimaksudkan sebagai bentuk teguran dan pendidikan moral. Namun, tindakan itu memicu kemarahan siswa hingga terjadi ketegangan yang berujung mediasi oleh pihak sekolah.

Di sisi lain, sejumlah siswa menuding Agus pernah melontarkan kata “miskin” kepada salah satu murid. Tuduhan itu dibantah Agus. Ia menegaskan perkataan tersebut disampaikan dalam konteks motivasi, bukan penghinaan.

“Saya tidak bermaksud mengejek. Itu pembicaraan umum, motivasi supaya anak-anak bisa menjaga sikap meskipun dalam keterbatasan ekonomi,” ujarnya.

Baca juga :   Sepasang Sejoli di Palembang Kepergok Indehoi di Dalam Mobil di Parkiran Klinik Gigi

Mediasi antara Agus dan para siswa pun tidak menemukan titik temu. Pihak siswa meminta Agus meminta maaf, sementara Agus memberi pilihan agar siswa membuat petisi jika tidak menginginkan dirinya mengajar lagi.

Situasi semakin memanas setelah mediasi. Agus mengaku saat diajak ke kantor sekolah oleh komite, pengeroyokan kembali terjadi. Keributan berlanjut hingga sore hari, bahkan sejumlah siswa disebut melempari Agus dengan batu.

Dalam kondisi terdesak, Agus sempat mengacungkan celurit untuk menghalau massa. Ia menegaskan tindakan tersebut bukan untuk menyerang, melainkan agar siswa membubarkan diri.

Baca juga :   Curi Material Bangunan Kantor Pemkab Empat Lawang, Pria ini Ditangkap Saat Kabur ke Jambi

“Sekolah kami SMK pertanian, alat seperti celurit memang ada di kantor. Saya hanya ingin mereka bubar, tidak ada niat lain,” katanya.

Akibat kejadian tersebut, Agus mengalami memar di bagian wajah dan tubuh. Ia telah melaporkan insiden pengeroyokan ini ke Dinas Pendidikan Provinsi Jambi untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Kasus ini menambah daftar panjang kekerasan di lingkungan pendidikan dan memicu keprihatinan publik terkait keamanan guru saat menjalankan tugas mengajar.[YKP]

Dikeroyok Guru Jambi
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleDari Teguran hingga Pengeroyokan, Kisah Guru Jambi Dipukuli Murid
Next Article Segelas Jamu Dijual hingga Rp 100 Ribu, Aksi Penjual Keliling di Depok Bikin Resah
Riyadi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20265 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,874 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,746 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,720 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?