RELUNG.ID – Sejumlah guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) 6 Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mendatangi kantor Dinas Pendidikan (Disdik) OKI, Senin (12/8).
Kedatangan mereka ini untuk menuntut Disdik OKI melakukan pemecatan terhadap Kepala Sekolah (Kepsek) yang bersikap otoriter.
“Saya ini sudah 12 tahun menjadi tenaga honorer dan sudah belasan tahun mengabdi. Tapi saya justru mau dipecat karena lulusan SPG,” kata salah satu peserta aksi, Rohani, Senin (12/8).
Hingga saat ini dirinya tidak diberi alasan terkait rencana pemecatannya. Terlebih lagi, bukan hanya Rohani tetapi juga dua tenaga honorer yang akan dilakukan pemecatan yaitu penjaga sekolah dan operator SDN 6 Kayuagung.
Dalam aksi tersebut, menurut mereka rencanan pemecatan ini tidak beralasan. Bahkan, mereka merasa selama ini telah bekerja sesuai prosedur.
“Kami minta kepada Disdik untuk mengambil tindakan atau memberikan hukuman kepada Kepsek yang telah bertindak semena-mena,” katanya dalam aksi tersebut.
Sementara itu, salah satu guru SDN 6 Kayuagung, Ali Akbar, mengaku telah melakukan mediasi terkait hal tersebut. Namun belum mendapatkan titik terang.
“Kami harap Disdik OKI segera menanggapi dan segera menindaklanjuti keluhan-keluhan para guru SDN 6 Kayuagung,” harapnya.
Menanggapi aksi tersebut, Kepala Bidang SD Disdik OKI, Turmudik mengatakan pihaknya akan menampung aspirasi dari para guru SDN 6 Kayuagung dan akan menyampaikannya ke Kepala Disdik OKI.
“Akan segera kami sampaikan ke kepala dinas, karena memang sebelumnya juga sudah dilakukan mediasi,” pungkasnya. (HWJ)

