RELUNG.ID- Nama pengusaha asal Kalimantan Selatan, Haji Isam, kembali menjadi sorotan setelah beredar kabar mengenai rencana akuisisi kepemilikan saham di PT Bank Central Asia Tbk (BCA).
Informasi tersebut beredar di media sosial dan memunculkan beragam reaksi dari warganet. Salah satunya melalui unggahan akun Instagram @Kaltimfoks yang turut membagikan kabar mengenai dugaan rencana akuisisi tersebut.
Dalam informasi yang beredar, jaringan bisnis Haji Isam disebut-sebut tengah membidik kepemilikan di BCA, bank yang selama ini dikenal memiliki keterkaitan kuat dengan Grup Djarum dan keluarga Hartono.
Namun, hingga saat ini belum terdapat informasi resmi yang memastikan adanya transaksi akuisisi tersebut.
Kabar tersebut muncul setelah Haji Isam sebelumnya dikaitkan dengan sejumlah transaksi besar di sektor
pertambangan emas.
Jika rencana akuisisi BCA benar terealisasi, langkah tersebut akan menjadi ekspansi bisnis yang cukup signifikan dari sektor berbasis sumber daya alam ke industri jasa keuangan.
BCA sendiri merupakan salah satu bank terbesar di Indonesia dengan jaringan layanan yang luas serta basis nasabah yang besar. Kepemilikan saham pengendali BCA selama ini berada pada kelompok usaha yang terafiliasi dengan keluarga Hartono.
Beredarnya kabar tersebut kemudian memancing berbagai tanggapan warganet. Sebagian mempertanyakan kebenaran informasi tersebut, sementara lainnya menyoroti potensi perubahan peta kepemilikan di industri perbankan apabila transaksi benar-benar terjadi.
“Klo dah di akuisisi makin bnyk dong bank yg ga dipercaya lagi nantinya,” tulis akun stifanuswibowo.
“1 naga bisa setara 9naga bahkan melebihi,” timpal akun @dimas_ijonk22. [YSF]

