RELUNG.ID– Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Rozario Marshal atau yang lebih dikenal sebagai Hercules, resmi dikukuhkan sebagai Dewan Kehormatan Serikat Buruh Nasional Indonesia (SBNI).
Pengukuhan tersebut dilakukan dalam Kongres dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II SBNI yang digelar pada Minggu (12/7/2026).
Melalui akun Instagram resmi GRIB Jaya, Hercules menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk mengemban jabatan tersebut.
“Saya berterima kasih saya diberi penghargaan sebagai Dewan Kehormatan Serikat Buruh Nasional Indonesia,” ujar Hercules.
Dengan jabatan barunya itu, Hercules berharap hubungan antara GRIB Jaya dan SBNI semakin erat serta mampu bersinergi dalam mendukung jalannya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
“Kita SBNI, PNJ dan GRIB Jaya, kita satu wadah, kita satu kekuatan untuk NKRI harga mati,” katanya.
Hercules dikenal sebagai pendiri sekaligus Ketua Umum organisasi kemasyarakatan Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya yang dipimpinnya sejak 2011.
Di bawah kepemimpinannya, GRIB Jaya berkembang menjadi salah satu organisasi kemasyarakatan dengan jaringan di berbagai daerah. Hercules juga beberapa kali menyatakan komitmen organisasinya untuk mendukung program-program pemerintah.
Selain memimpin GRIB Jaya, Hercules diketahui menduduki sejumlah jabatan di berbagai organisasi dan perusahaan.
Ia disebut menjabat sebagai Komisaris Utama PT Titu Harmoni, perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengamanan. Selain itu, Hercules juga pernah dikukuhkan sebagai Panglima Pondok Pesantren Jawa Barat.
Dengan pengukuhan sebagai Dewan Kehormatan SBNI, daftar jabatan yang diembannya pun bertambah.
Di luar aktivitas organisasi, Hercules juga pernah mengungkapkan memiliki sejumlah usaha. Dalam sebuah wawancara yang pernah dipublikasikan melalui kanal YouTube Gus Miftah, ia menyebut memiliki pasar pribadi di atas lahan seluas sekitar 5,5 hektare yang disewakan kepada para pedagang.
“Ada usaha kecil-kecilan, kebetulan saya memiliki satu pasar. Itu pasar pribadi dan milik saya, luas tanahnya hampir 5,5 hektare,” ujar Hercules saat itu.
Ia juga pernah menyampaikan memiliki lahan yang dimanfaatkan untuk usaha pertanian, perikanan, dan budidaya ikan air tawar. Namun, informasi mengenai nilai aset maupun pendapatan dari usaha tersebut merupakan pernyataan yang pernah disampaikan Hercules dan tidak tercantum dalam laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN), karena dirinya bukan pejabat negara yang wajib melaporkan kekayaan.
Dengan jabatan barunya sebagai Dewan Kehormatan SBNI, Hercules diharapkan dapat berperan dalam memberikan masukan dan memperkuat sinergi organisasi buruh dengan berbagai elemen masyarakat. Jabatan tersebut sekaligus menambah deretan posisi strategis yang saat ini diembannya.[YKP]

