RELUNG.ID – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Lintas Nasional Palembang–Jambi Kilometer 95, Desa Seratus Lapan, Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, Minggu (28/6/2026) sekitar pukul 15.10 WIB.
Insiden tersebut melibatkan mobil travel Mutiara Indah jenis Toyota Hiace bernomor polisi BG 7966 AO dengan sebuah truk Hino berwarna hijau. Akibat kecelakaan itu, empat penumpang Hiace meninggal dunia, enam orang mengalami luka-luka, dan dua penumpang lainnya selamat tanpa mengalami cedera.
Toyota Hiace tersebut mengangkut 12 orang yang terdiri atas seorang sopir dan 11 penumpang. Sementara itu, identitas pengemudi maupun nomor polisi truk Hino hingga kini belum diketahui karena sopir truk melarikan diri usai kejadian.
Kasi Humas Polres Musi Banyuasin, AKP S. Hutahaean, mengatakan kecelakaan bermula saat Toyota Hiace melaju dari arah Palembang menuju Jambi.
Setibanya di lokasi kejadian yang merupakan jalan lurus dengan kondisi bergelombang dan tidak rata, kendaraan diduga melebar ke jalur kanan hingga bertabrakan dengan truk Hino yang datang dari arah berlawanan.
“Kendaraan diduga melebar ke jalur kanan hingga bertabrakan samping dengan truk Hino yang datang dari arah berlawanan, yakni dari Jambi menuju Palembang,” ujar Hutahaean, Senin (29/6/2026).
Benturan keras menyebabkan empat penumpang Hiace meninggal dunia di lokasi kejadian. Mereka adalah Glen Oktario Sianturi (17), Nur Aprilia Putri (29), Hawwa Naadhirah Rahmah (5), dan Muhamad Andre (20).
Sementara itu, enam korban mengalami luka-luka, yakni sopir Hiace Eko Sabir (41), Novela Syafitri (17), Zulkarnain (48), Redi (32), Jihan Safri Aulia (20), dan Halimah (74). Adapun dua penumpang lainnya, Dafi Azahra Kirana (17) dan Sislivia (30), dilaporkan selamat tanpa mengalami luka.
Menurut Hutahaean, para korban yang membutuhkan penanganan intensif menjalani perawatan di RSUD Sungai Lilin, sedangkan korban lainnya mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan terdekat atau tidak memerlukan perawatan lebih lanjut.
Usai kecelakaan, pengemudi truk Hino langsung meninggalkan lokasi dan hingga kini masih dalam pencarian aparat kepolisian.
Satlantas Polres Musi Banyuasin masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tersebut. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, serta mengatur arus lalu lintas yang sempat mengalami kemacetan selama proses evakuasi kendaraan.
“Kecelakaan ini masih dalam proses penyelidikan. Petugas juga masih melakukan upaya untuk mengidentifikasi dan memeriksa saksi-saksi. Kami juga masih memburu sopir truk yang diduga kabur usai kejadian,” pungkas Hutahaean.[YKP]

