Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Hotspot Sumsel Meledak 3.039 Titik, OKI Sumbang Angka Tertinggi
Regional

Hotspot Sumsel Meledak 3.039 Titik, OKI Sumbang Angka Tertinggi

alwiBy alwi17/09/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Gambaran Hotspot di Sumsel pada Kamis (17/9/2026). (Dok SiPongi Kemenhut)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan (Sumsel) memasuki fase mengkhawatirkan. Jumlah titik panas atau hotspot melonjak hingga 3.039 titik hanya dalam hitungan hari.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel berdasarkan Sipongi menunjukkan 3.039 hotspot terdeteksi hingga Kamis (17/9/2026) pukul 08.30 WIB.

Baca juga :   Pemprov Sumsel Tetapkan Jam Kerja ASN Selama Bulan Ramadhan

Jumlah tersebut meningkat tajam dibandingkan sehari sebelumnya. Pada Rabu (16/9/2026) pukul 05.00 WIB, hotspot di Sumsel masih berada di angka 2.545 titik.

Lebih jauh, akumulasi hotspot pada periode 1-17 September 2026 mencapai 49.591 titik, menjadi angka tertinggi untuk periode tersebut sejak 2015.

Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak, mencapai 1.034 titik. Berikutnya Musi Banyuasin (Muba) 684 titik dan Banyuasin 379 titik.

Baca juga :   Tiket KA PSO Rp32 Ribu, KAI Ingatkan Satu NIK Hanya untuk Satu Perjalanan

Hotspot lainnya tersebar di Muara Enim sebanyak 299 titik, Musi Rawas Utara 149 titik, OKU Timur 143 titik, Musi Rawas 109 titik, OKU 71 titik, serta OKU Selatan 70 titik.

Kabid Penanganan Darurat BPBD Sumsel Sudirman mengatakan lonjakan hotspot menjadi perhatian serius karena Sumsel saat ini berada pada puncak musim kemarau yang dipengaruhi El Nino berkepanjangan.

Menurutnya, keberadaan hotspot di wilayah yang memiliki kawasan gambut perlu mendapat perhatian lebih. Kondisi lahan gambut yang mengering dapat meningkatkan potensi kebakaran dan membuat penanganannya menjadi lebih sulit.

Baca juga :   437 Jemaah Haji Kloter 9 Debarkasi Palembang Tiba, Satu Wafat di Tanah Suci

“Keberadaan hotspot di sejumlah wilayah, terutama daerah yang memiliki kawasan gambut, menjadi salah satu indikator yang perlu diwaspadai karena dapat berkaitan dengan potensi terjadinya karhutla,” ujar Sudirman.

BPBD Sumsel pun memberikan perhatian khusus terhadap wilayah dengan kawasan gambut. Sebab, sebagian titik panas yang terpantau berada di lahan gambut, bahkan di sejumlah daerah jumlahnya lebih tinggi dibandingkan hotspot di lahan mineral.

“Tingginya jumlah hotspot membuat pemerintah daerah dan tim penanggulangan karhutla memperkuat langkah pencegahan dan penanganan kebakaran. Upaya tersebut terutama difokuskan pada wilayah yang memiliki kawasan gambut dan jumlah titik panas tinggi,” katanya.

Baca juga :   30 Karyawan Diduga Kesurupan, Pabrik Boneka di Cianjur Sempat Ricuh

Lonjakan hotspot juga terjadi bersamaan dengan temuan puluhan kejadian karhutla. Berdasarkan hasil patroli pada 16 September, tercatat 63 kejadian karhutla di sejumlah wilayah Sumsel.

“OKI kembali menjadi daerah dengan kejadian terbanyak, yakni 14 titik,”kata dia. (THQ)

BPBD Sumsel Hotspot OKI Sumsel
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKecelakaan di Jalan Garuda Lubuklinggau, Dua Pengendara Motor Luka Parah
Next Article Pemprov Sumsel Dorong Legalitas Penyulingan Minyak Rakyat Muba
alwi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20265 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,880 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,752 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,726 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?