Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kembali ke Golkar, HBA Tegaskan Tak Bermusuhan dengan Joncik Muhammad

11/10/2026

Hotspot Sumsel Turun Jadi 1.959 Titik, Udara PALI Masuk Kategori Berbahaya

11/10/2026

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Otomotif»Hyundai Kuasai Penuh Boston Dynamics, Percepat Penggunaan Robot Humanoid di Pabrik
Otomotif

Hyundai Kuasai Penuh Boston Dynamics, Percepat Penggunaan Robot Humanoid di Pabrik

alwiBy alwi18/07/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Logo Hyundai. (Istimewa)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Hyundai Motor Group resmi mengambil alih kepemilikan penuh perusahaan robotika asal Amerika Serikat, Boston Dynamics, setelah mengakuisisi sisa saham milik SoftBank Group.

Langkah ini memperkuat strategi Hyundai dalam mempercepat penerapan robot humanoid di lini produksi kendaraan, meski di saat bersamaan memicu kekhawatiran pekerja terkait potensi hilangnya lapangan kerja.

Baca juga :   Hyundai Perkenalkan NEXO Baru, Tegaskan Komitmen pada Teknologi Hidrogen

Akuisisi tersebut diumumkan hanya beberapa hari setelah sebagian pekerja Hyundai di Korea Selatan menggelar aksi mogok kerja.

Serikat pekerja menilai penggunaan robot humanoid dalam proses manufaktur berpotensi menggantikan tenaga kerja manusia.

Hyundai pertama kali mengakuisisi 80 persen saham Boston Dynamics pada 2021. Kini, dengan membeli sekitar 10 persen saham yang masih dimiliki SoftBank, perusahaan robotika tersebut sepenuhnya berada di bawah kendali Hyundai.

Baca juga :   Hyundai Luncurkan Program EV Charging untuk Semua Merek

Meski nilai transaksi tidak diungkapkan secara resmi, sejumlah media Korea Selatan memperkirakan akuisisi itu mencapai sekitar US$335 juta atau setara lebih dari Rp5 triliun.

Hyundai menyatakan kepemilikan penuh atas Boston Dynamics akan memberikan fleksibilitas lebih besar dalam menentukan strategi bisnis jangka panjang, meningkatkan investasi di sektor robotika, hingga membuka peluang penawaran saham perdana (IPO) di masa mendatang.

Hyundai memiliki rencana ambisius untuk robot humanoid Atlas yang dikembangkan Boston Dynamics. Perusahaan menargetkan lebih dari 25.000 unit Atlas akan beroperasi di fasilitas produksi Hyundai dan Kia.

Baca juga :   Motor Super Bertenaga Ferrari V8, Tantang Hypercar dalam Performa Ekstrem

Penerapan awal direncanakan dimulai di Hyundai Metaplant Georgia, Amerika Serikat, pada 2028, disusul pabrik Kia di negara bagian yang sama setahun kemudian.

Selain itu, Hyundai menargetkan kapasitas produksi Atlas mencapai 30.000 unit per tahun pada 2028.

Pada tahap awal, robot Atlas akan menangani proses penyusunan dan pengurutan komponen di pabrik. Seiring perkembangan teknologi, robot tersebut diproyeksikan mulai membantu proses perakitan komponen kendaraan pada 2030.

Baca juga :   Pemprov Sumsel Kaji Penerapan Pajak Kendaraan Listrik Mulai 2026

Atlas merupakan robot humanoid generasi terbaru yang dirancang khusus untuk lingkungan industri.

Robot setinggi sekitar 190 sentimeter itu memiliki kemampuan mengangkat beban hingga sekitar 50 kilogram dalam waktu singkat dan menopang beban sekitar 30 kilogram secara stabil.

Atlas juga dibekali teknologi propriosepsi, yaitu sistem yang memungkinkan robot memahami posisi tubuhnya sendiri sehingga dapat menjaga keseimbangan saat bergerak maupun membawa beban.

Baca juga :   Bersiap Merger, Honda dan Nissan Bakal Bentuk Produsen Mobil Terbesar di 2026

Saat ini Atlas memiliki daya tahan baterai hingga sekitar empat jam, meski Boston Dynamics terus mengembangkan teknologi tersebut agar lebih efisien. (LWM)

Boston Dynamics Hyundai Robot Humaoid
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKuasa Hukum Don Ritto Klaim Emas 74 Kilogram dan Uang di Rumah Febrie Milik Aset Yayasan
Next Article Dicecar 18 Pertanyaan, Febrie Adriansyah Belum Ditahan dalam Kasus Dugaan Korupsi Asabri
alwi

Related Posts

Otomotif

Porsche Perkuat Kepemilikan Manthey Jadi 67 Persen, Siapkan Dua Model Edisi Khusus

09/10/20263 Views
Otomotif

Toyota dan Lexus Recall 617 Mobil Gara-Gara Masalah Steering Knuckle

06/10/20267 Views
Otomotif

Toyota Uji Ketangguhan Hilux BEV, Ditimpa Karavan dari Ketinggian 9 Meter

02/10/20267 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,919 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,791 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,764 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?