RELUNG.ID – Kapolres Belawan, AKBP Oloan Siahaan menjadi sorotan usai menjadi korban tawuran di Tol Bermera, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara, Minggu (4/5).
Dalam aksi tersebut, mantan Kasat Reskrim Polres Kapuas Hulu sempat dilempari batu, petasan hingga menembakkan mercon saat sedang berada di dalam mobil dinasnya.
Namun, sang Kapolres tidak gentar dan memberikan peringatan hingga menembak kaki pelaku yang melakukan aksi tersebut.
Hingga akhirnya, dua remaja pelaku tawuran MS (15) dan B (15) terpaksa dilarikan ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis.
Berdasarkan penelusuran, AKBP Oloan Siahaan ini kerap melakukan tindakan tegas khususnya dalam penegakan hukum.
Bahkan, dia juga pernah membongkar kasus penimbunan BBM ilegal saat menjabat Kasat Reskrim Polres Kapuas Hulu.
Dari ungkap kasus BBM ilegal ini, polisi menyita 7.873 liter BBM subsidi yang disimpan secara ilegal oleh tiga pelaku yang kini diproses secara hukum.
Sebelum menjabat sebagai Kapolres Belawan, AKBP Oloan Siahaan ini juga pernah menjadi Kasat Narkoba Polrestabes Medan, Kapolres Pakpak Bharat, dan akhirnya dimutasi menjadi Kapolres Pelabuhan Belawan pada 12 Maret 2025.
Dia pun sempat mengatakan, ingin menciptakan rasa aman di masyarakat khususnya di wilayah hukumnya. Hal ini dibuktikannya dalam penanganan tawuran ini.
Polisi bergerak cepat, mengamankan 22 pelaku tawuran, dengan 14 di antaranya terbukti positif menggunakan narkoba jenis ganja.
“Wilayah hukum Pelabuhan Belawan harus bebas dari premanisme, narkoba, dan aksi brutal. Kami akan tindak tegas semua pelaku kekerasan,” pungkasnya. (vid)

