RELUNG.ID-Kecelakaan lalu lintas yang menimpa artis Diva Mara Hefri Siregar alias Diva Siregar di Tol Jagorawi menjadi pengingat penting bagi para pengguna jalan akan bahaya microsleep saat berkendara.
Insiden tersebut terjadi pada Sabtu (7/2/2026) di Kilometer 24 Tol Jagorawi, wilayah Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Mobil yang dikemudikan Diva Siregar dilaporkan terbalik setelah menabrak pembatas jalan.
Pihak kepolisian menjelaskan, peristiwa bermula saat mobil sedan Honda City bernomor polisi B-2503-DVS melaju dari arah Jakarta menuju Bogor. Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi diduga mengalami kantuk berat atau microsleep sehingga kehilangan kendali dan menabrak pembatas jalan.
Akibat benturan keras tersebut, kendaraan terbalik di tengah ruas tol. Diva Siregar dan penumpangnya, Muhamad Reza, mengalami luka-luka dan langsung dievakuasi ke RS Annisa Cibinong untuk mendapatkan perawatan medis.
Microsleep merupakan kondisi ketika seseorang tertidur secara tiba-tiba dalam waktu yang sangat singkat, biasanya antara 1 hingga 30 detik, tanpa disadari. Meski berlangsung singkat, kondisi ini sangat berbahaya, terutama saat berkendara dengan kecepatan tinggi di jalan tol.
Kehilangan kesadaran hanya beberapa detik saja dapat menyebabkan kendaraan keluar jalur, menabrak pembatas, atau menghantam kendaraan lain.
- Beberapa tanda microsleep saat mengemudi antara lain:
- Kelopak mata terasa berat dan pandangan kosong
- Kepala tersentak secara tiba-tiba
- Tidak mengingat kejadian beberapa detik atau kilometer sebelumnya
- Sulit menjaga kendaraan tetap berada di jalur
Kelelahan menjadi faktor utama penyebab microsleep. Untuk mencegah kondisi tersebut, pengendara disarankan melakukan langkah-langkah berikut:
- Istirahat cukup sebelum perjalanan, dengan tidur berkualitas selama 7–9 jam
- Manfaatkan rest area jika mulai mengantuk, lakukan tidur singkat selama 15–20 menit
- Lakukan peregangan ringan untuk melancarkan aliran darah
- Ajak penumpang berbincang agar otak tetap aktif dan fokus
- Hindari obat-obatan yang menimbulkan kantuk sebelum mengemudi
Keselamatan di jalan raya merupakan prioritas utama. Jika tubuh mulai memberi sinyal kelelahan, berhenti dan beristirahat adalah pilihan terbaik demi menghindari risiko kecelakaan yang membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.[YKP]

