Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Politik»Kenaikan PBB di Pati hingga 250 Persen Tuai Protes Warga, Pernyataan Bupati Sudewo Jadi Sorotan
Politik

Kenaikan PBB di Pati hingga 250 Persen Tuai Protes Warga, Pernyataan Bupati Sudewo Jadi Sorotan

alwiBy alwi07/08/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Kebijakan Bupati Pati, Sudewo, yang menaikkan tarif Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga 250 persen menuai reaksi keras dari masyarakat.

Kebijakan ini dinilai bertolak belakang dengan pernyataannya saat kampanye Pilkada 2024 lalu, di mana ia mengkritisi keras upaya peningkatan pendapatan daerah yang dibebankan kepada rakyat melalui pajak.

Baca juga :   Tanggapi Seruan Dua Periode, Prabowo: Evaluasi Dulu Kinerja Saya

Dalam debat Pilkada Pati pada 13 November 2024, Sudewo yang saat itu menjadi calon bupati dari Partai Gerindra menyatakan bahwa peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebaiknya tidak mengandalkan sektor pajak dan retribusi.

“Apalagi kalau peningkatan PAD bertitik tumpu pada sektor pajak dan retribusi, itu sangat-sangat kasihan kepada rakyat Kabupaten Pati,” kata Sudewo dikutip dari YouTube

Ia juga menekankan perlunya mencari skenario alternatif yang “elegan” untuk mendongkrak pendapatan tanpa membebani masyarakat.

Baca juga :   Putra Sebut Ayahnya Lengserkan Agen CIA, Menkeu Purbaya: Dia Masih Kecil

Namun kini, setelah menjabat, Sudewo menetapkan kenaikan PBB sebesar 250 persen. Dalam pernyataan yang dirilis melalui laman resmi Humas Kabupaten Pati pada Rabu (6/8), ia mengatakan bahwa penyesuaian dilakukan setelah 14 tahun tarif PBB tidak mengalami perubahan.

“Telah disepakati bersama bahwa kesepakatannya itu sebesar kurang lebih 250 persen karena PBB sudah lama tidak dinaikkan, 14 tahun tidak naik,” ujar Sudewo.

Ia menyebut kebijakan ini telah dibahas bersama para camat serta PASOPATI (Paguyuban Kepala dan Perangkat Desa Kabupaten Pati).

Baca juga :   DPRD Sumsel Umumkan Pemberhentian Gubernur dan Wagub, Ini Kata Herman Deru

Kebijakan tersebut memicu aksi unjuk rasa dari berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Pati. Alih-alih meredakan ketegangan, Sudewo justru mengeluarkan pernyataan yang menyulut reaksi lebih luas.

Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, Sudewo menyatakan tidak akan mundur dari keputusannya meskipun didemo oleh puluhan ribu warga.

“Silakan lakukan. Jangan hanya 5.000 orang, 50.000 orang saja suruh dikerahkan, saya tidak akan gentar. Saya tidak akan mengubah keputusan,” ujarnya.

Baca juga :   Hak Angket DPRD Gowa Bergulir, Suami Bupati Sampaikan Dugaan Perselingkuhan dalam Sidang

Merespons tantangan tersebut, masyarakat kini tengah mengorganisasi aksi demonstrasi besar-besaran yang direncanakan digelar di Alun-Alun Pati pada 13 Agustus 2025. Koordinator aksi, Ahmad Husein, mengungkap bahwa posko donasi telah dibuka untuk mendukung kelancaran aksi.

“Kemarin masyarakat ditantang sama Pak Sudewo, katanya tidak takut didemo 50 ribu orang sekalipun. Jadi kami jawab tantangan itu,” kata Husein.

“Sumbangan ini dari masyarakat semua, sebagai bukti bahwa penolakan terhadap kebijakan ini bukan gerakan elit, tapi dari bawah.” pungkasnya. (vid)

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleEkspor Kopi Sumsel Meningkat Tajam, Tapi Petani Masih Merana Akibat Harga Anjlok
Next Article Atasi Inflasi, Pemkab Muba Gelar Gerakan Pangan Murah: 1.600 Paket Beras dan Minyak Diserbu Warga
alwi

Related Posts

Politik

Polemik Ijazah Gibran Usai Putusan MK, Istana: Bukan Tidak Ada tapi Belum Ditemukan

10/10/20263 Views
Politik

Dulu Terang-terangan Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Begini Respon Jokowi Sekarang

10/10/20262 Views
Politik

Bobby Nasution Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Pendidikan Sarjana

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,883 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,755 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,729 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?