Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Kepsek SMP di Tana Toraja Minta Maaf Usai Disorot Diduga Larang Siswi Berjilbab
Regional

Kepsek SMP di Tana Toraja Minta Maaf Usai Disorot Diduga Larang Siswi Berjilbab

RiyadiBy Riyadi30/07/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ilustrasi Jilbab. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID– Kepala SMP Negeri 2 Bonggakaradeng, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Naomi, menyampaikan permintaan maaf setelah menjadi sorotan publik karena diduga melarang siswi mengenakan jilbab dan mengikuti lomba gerak jalan dalam rangka peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Naomi membantah telah melarang siswi memakai jilbab. Ia mengaku pernyataan yang disampaikannya hanya sebatas candaan yang kemudian menimbulkan kesalahpahaman.

“Saya tidak melarang, saya hanya bercanda. Memang salah juga kami kalau sering bercanda begitu,” kata Naomi, Rabu (29/7/2026).

Baca juga :   Wanita Asal Prabumulih Disebut Sebagai Pengganggu Rumah Tangga Selebgram Clara Sinta

Ia juga membantah tudingan bahwa siswi berhijab dilarang mengikuti lomba gerak jalan. Menurutnya, siswi yang tidak dilibatkan dalam kegiatan tersebut karena tidak lolos seleksi, bukan karena mengenakan jilbab.

“Jadi tidak dilarang pakai hijab atau pindah sekolah karena tidak ikut aturan. Kalau soal gerak jalan, itu karena tidak lolos seleksi,” ujarnya.

Naomi mengatakan telah memberikan klarifikasi kepada orang tua siswi yang datang ke sekolah. Persoalan tersebut juga telah dikomunikasikan kepada Pemerintah Kabupaten Tana Toraja serta Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Baca juga :   Akses Disabilitas di Palembang Disorot, Naik ke Lantai 3 Perkantoran Sambil Merangkak

“Sudah ada juga pak polisi yang datang minta keterangan. Saya sudah ketemu Pak Sekda, Pak Wakil (Bupati Tator), dan telepon Ketua MUI,” jelasnya.

Ia kembali menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan berjanji tidak akan mengulangi ucapannya.

“Saya sudah minta maaf dan tidak akan mengulanginya lagi. Saya juga sudah ketemu orang tua siswa di sekolah,” tambahnya.

Baca juga :   Soal Gaji PPPK Paruh Waktu, Kepala BKPSDM Lubuklinggau Angkat Bicara

Kasus ini bermula setelah Naomi diduga melarang siswi mengenakan jilbab usai upacara bendera pada Senin (27/7/2026). Sejumlah siswi berhijab disebut tidak diperbolehkan mengikuti lomba gerak jalan dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan RI.

Menanggapi polemik tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tana Toraja, Andarias Lebang, mengecam dugaan tindakan kepala sekolah tersebut. Ia menegaskan akan memanggil Naomi dan menjatuhkan sanksi apabila terbukti melakukan pelanggaran.

“Perbuatan kepala sekolah itu sangat kita sesalkan sekali. Kami pastikan akan bertindak tegas dan kami akan panggil kepala sekolahnya,” ujar Andarias.

Baca juga :   Ditegur Penjaga Pantai karena Nekat Berenang, Wisatawan Pangandaran Malah Adu Mulut

Pemerintah Kabupaten Tana Toraja saat ini masih melakukan penelusuran dan pemeriksaan terhadap dugaan pelanggaran tersebut guna memastikan kronologi serta fakta yang sebenarnya.[YKP]

Kepsek Larang Murid SMP Pakai Jilbab Tana Toraja Viral
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePenerima Bansos Terindikasi Terlibat Judol, Dinsos Empat Lawang Bakal Lakukan Evaluasi
Next Article Jual Ekstasi ke Polisi, Residivis Narkoba di Lubuklinggau Kembali Ditangkap
Riyadi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20265 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,877 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,749 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,724 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?