RELUNG.ID – Pelaksanaan konser musik di halaman Citimall Prabumulih memicu berbagai keluhan dari masyarakat.
Selain menyebabkan kemacetan dan maraknya parkir liar di sepanjang Jalan Lingkar Timur, tingkat kebisingan dari konser tersebut dikeluhkan karena diduga mengganggu lingkungan sekitar, termasuk pasien yang menjalani perawatan di RSUD Prabumulih.
Konser yang digelar pada Jumat (19/6/2026) malam itu disebut menghasilkan suara dentuman musik yang terdengar hingga radius beberapa kilometer dari lokasi acara.
Sejumlah warga mengaku masih dapat mendengar suara musik dengan jelas hingga kawasan sekitar Patung Kuda yang berada cukup jauh dari Citimall.
“Suaranya terdengar jelas sampai dekat Patung Kuda. Dari jauh saja masih terdengar, apalagi yang berada di sekitar lokasi,” ujar salah seorang warga.
Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran karena lokasi konser berada tidak jauh dari RSUD Prabumulih. Warga menilai kebisingan yang ditimbulkan berpotensi mengganggu kenyamanan pasien yang membutuhkan suasana tenang untuk beristirahat dan menjalani proses pemulihan.
“Kalau dari jarak beberapa kilometer saja masih terdengar jelas, tentu pasien di RSUD lebih merasakan dampaknya. Mereka butuh suasana yang tenang untuk proses penyembuhan,” kata warga lainnya.
Meski demikian, hingga berita ini ditulis belum terdapat keterangan resmi dari pihak RSUD Prabumulih mengenai adanya gangguan terhadap pelayanan maupun laporan langsung dari pasien terkait dampak kebisingan tersebut.
Di tengah keluhan masyarakat, polemik juga muncul terkait proses administrasi penyelenggaraan konser.
Camat Prabumulih Timur, Reki Saputra, menegaskan bahwa pihak kecamatan tidak pernah mengeluarkan rekomendasi maupun menerima koordinasi dari penyelenggara terkait pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Saya tidak pernah mengeluarkan rekomendasi. Pihak Kelurahan Gunung Ibul Timur maupun penyelenggara kegiatan juga tidak pernah berkoordinasi dengan pihak kecamatan,” tegas Reki.
Pernyataan itu memunculkan pertanyaan mengenai mekanisme perizinan dan koordinasi yang ditempuh penyelenggara sebelum kegiatan berlangsung.
Sorotan serupa datang dari DPRD Kota Prabumulih. Ketua Komisi II DPRD Prabumulih, Riza Ariansyah, menilai kawasan Citimall tidak lagi tepat dijadikan lokasi konser musik berskala besar karena letaknya berdekatan dengan fasilitas kesehatan milik pemerintah.
Menurutnya, kegiatan hiburan tetap dapat dilaksanakan di area tersebut selama tidak menimbulkan gangguan bagi masyarakat sekitar.
“Kegiatan seperti bazar UMKM, pameran, kuliner, senam, dan event keluarga masih bisa dilakukan. Namun untuk konser musik dengan sound system berdaya besar, sebaiknya tidak lagi dilaksanakan di lokasi tersebut,” ujar Riza.
Ia menyarankan agar konser musik dipindahkan ke lokasi yang lebih representatif dan jauh dari fasilitas pelayanan kesehatan, seperti kawasan Talang Djimar, Taman Kota Prabumulih, maupun lapangan terbuka lainnya.
Menanggapi berbagai keluhan yang muncul, manajemen Citimall Prabumulih menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang merasa terganggu akibat pelaksanaan konser tersebut.
Manajer Citimall Prabumulih, Tengku, menjelaskan bahwa konser merupakan bagian dari agenda hiburan dan promosi yang bertujuan memberikan pengalaman positif bagi para pengunjung.
Menurutnya, penyelenggara telah berupaya mengikuti ketentuan yang berlaku serta melakukan koordinasi dengan pihak terkait selama persiapan kegiatan.
“Kami memahami adanya masukan dan keluhan dari sebagian masyarakat mengenai tingkat suara selama konser berlangsung. Untuk itu, kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan,” ujar Tengku, Sabtu (20/6/2026).
Pihak manajemen menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh agar penyelenggaraan kegiatan serupa di masa mendatang dapat berjalan lebih baik.
Evaluasi tersebut meliputi pengaturan volume suara, penyesuaian jadwal kegiatan, hingga peningkatan koordinasi dengan lingkungan sekitar.
“Kami berkomitmen menjaga keseimbangan antara penyelenggaraan kegiatan hiburan dan kenyamanan masyarakat. Masukan yang kami terima akan menjadi bahan evaluasi penting untuk acara berikutnya,” tutupnya. (SMP)

