RELUNG.ID – Keberadaan sumur Kembang di Jalan Karya Bakti, RT 03, Kelurahan Karya Bakti, Kecamatan Lubuklinggau Timur II, kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan sangat membantu warga sekitar yang kini alami krisi air ditengah musim kemarau saat inii.
Warga setiap hari mendatangi sumur tersebut untuk mengambil air bersih dari dalam sumur untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari seperti mandi, mencuci dan air minum. Bahkan adapula warga yang datang langsung mandi dan mencuci di tempat tersebut.
Salah satunya diungkapkan Novi, seorang Ibu rumah tangga yang ditemui di lokasi sumur kembang. Ia mengaku sengaja datang dan langsung melakukan aktivitas mencuci di sumur karena air PAM di rumahnya sudah lama tidak mengalir.
“Sudah lama tidak mengalir air PAM di rumah, jadi datang kesini untuk mencuci dan mengambil air disini,” kata Novi ditemui di lokasi sumur pada Kamis, (27/8/2026).
Selain itu, ia mengaku aktivitas mencuci dan mengambil air dari sumur juga banyak dilakukan warga lainnya. Dimana keberadaan sumur diakuinya sudah lama dan memang diperuntukan untuk masyarakat yang membutuhkan air.
“Disini mata airnya tidak pernah habis, jadi banyak warga yang datang entah itu pagi, subuh dan malam untuk melakukan aktivitas mandi dan mencuci, bahkan membawa air dengan jeriken,” timpalnya.
Sama halnya diungkapkan Riko Pratama, warga asal RT 01, Kelurahan Karya Bakti yang juga menggunakan sumur kembang untuk kebutuhan di rumahnya. Ia mengungkapkan, di rumahnya tidak menggunakan sumur, melainkan PAM. Namun kondisi air PAM di rumahnya sudah lama tidak menyala.
“Jadi mandi dan ambil air dari sini untuk kebutuhan mandi, mencuci dan untuk minum,” jelasnya.
Menurut Riko, banyak warga memanfaatkan air sumur kembang ini untuk mandi dan mencuci. Bahkan tak hanya warga Karya Bakti yang memanfaatkannya, adapula warga dari luar Karya Bakti ikut mengambil air di sumur tersebut.
“Warga banyak datang kesini, tapi tidak boleh kalau ada warga yang datang dengan bawa jeriken dalam jumlah banyak menggunakan mobil,” pungkasnya. (NSR)

