Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Saturday, 10 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Kualitas Udara Palembang Berbahaya, DPRD Sumsel Minta SMA, SMK dan SLB Segera Daring
Regional

Kualitas Udara Palembang Berbahaya, DPRD Sumsel Minta SMA, SMK dan SLB Segera Daring

alwiBy alwi17/09/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Kondisi kabut asap di Palembang yang menembus level berbahaya pada Kamis (17/9/2026). (Istimewa)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumsel meminta sekolah segera menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau daring.

Hal ini menyusul kondisi kualitas udara di sejumlah wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) termasuk Kota Palembang yang menembus level berbahaya.

Baca juga :   Penanggulangan Karhutla, Personel Polda Sumsel Diajarkan Teknik Memadamkan Api

Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel David Hardianto Aljufri mengatakan, berdasarkan surat edaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, sekolah tingkat SMA, SMK dan SLB dianjurkan menerapkan pembelajaran daring.

Menurut David, langkah tersebut perlu disesuaikan dengan kondisi kualitas udara di masing-masing daerah, terutama wilayah yang indeks standar pencemaran udara (ISPU) berada dalam kategori tidak aman.

“Untuk saat ini memang berdasarkan data Palembang, PALI dan Ogan Ilir yang ISPUnya dalam lingkup tidak aman,” kata David, Rabu (16/9/2026).

Baca juga :   Asap Karhutla Pekat, Orang Utan di Ketapang Ditemukan Lemas hingga Tak Sadarkan Diri

Ia mengatakan, kebijakan pembelajaran daring juga telah diterapkan di tingkat pendidikan lainnya di Kota Palembang.

David menyebut Dinas Pendidikan Kota Palembang bersama Komisi IV DPRD Palembang telah mengambil langkah untuk menerapkan pembelajaran daring sebagai respons terhadap kondisi udara.

Karena itu, Komisi V DPRD Sumsel berharap Dinas Pendidikan Sumsel bersama Gubernur Sumsel turut mempertimbangkan kondisi tersebut untuk sekolah yang berada di bawah kewenangan pemerintah provinsi.

Baca juga :   Padamkan Kebun Karet Terbakar, Warga OKI Meninggal di Tengah Kepulan Asap

“Nah, kami dari Komisi V DPRD Sumsel juga mengharapkan kepada pihak Diknas Sumsel, terutama Gubernur Sumsel, untuk melihat kondisi udara yang sangat-sangat tidak baik untuk segera mendaringkan dulu sekolah, khususnya Kota Palembang, di tingkat SMP, SMA dan khususnya SLB. Kalau untuk SLB kami harapkan sesegera mungkin,” kata politisi Partai Golkar ini.

David menekankan agar sekolah luar biasa (SLB) menjadi salah satu prioritas dalam penerapan pembelajaran daring.

Menurutnya, kondisi kualitas udara yang buruk perlu menjadi pertimbangan dalam menentukan aktivitas belajar mengajar di sekolah.

Baca juga :   Udara Palembang Sangat Tidak Sehat, PM2.5 Capai 203 di Tengah Kabut Asap

Ia juga mengaku telah melihat data BPBD Sumsel terkait kualitas udara di Palembang yang menunjukkan kondisi yang perlu mendapat perhatian.

“Apalagi saya melihat berdasarkan data BPBD Sumsel kondisi Kota Palembang dalam kondisi sangat bahaya,” katanya.

Selain sekolah, David menyebut sejumlah perguruan tinggi juga telah mengambil langkah untuk mengurangi aktivitas pembelajaran tatap muka.

Baca juga :   Wali Kota Ratu Dewa Launching Program MASUBA, Marbot Masjid Dapat Insentif Rp500 Ribu per Bulan

“Yang sudah dapat informasi yang libur itu anak kuliah. Kalau anak kuliah di beberapa universitas, mereka sudah menggunakan Zoom, contoh kemarin Unsri,” ujarnya.

David berharap pemerintah daerah terus memantau perkembangan kualitas udara dan menyesuaikan kebijakan pendidikan dengan kondisi di lapangan, terutama untuk melindungi peserta didik dan tenaga pendidik dari dampak buruk pencemaran udara.

Untuk diketahui, berdasarkan data yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Konsentrasi Partikulat atau PM2.5 berada di angka 277,3 untuk pengukuran di wilayah Musi 2 Palembang dan 259,6 untuk pengukuran di wilayah Talang Betutu Palembang.

Baca juga :   DPRD Sumsel Bahas Tiga Raperda, Seluruh Fraksi Sampaikan Dukungan


Kedua angka tersebut tercatat pada pukul 07.00 WIB, dan berada di level berbahaya.

Sedangkan, berdasarkan pengukuran IQAir, kualitas udara di Palembang menembus angka 425 pada pukul 08.00 WIB dan masuk dalam kategori berbahaya. (DSK)

Disdik Sumsel DPRD Sumsel Kabut Asap Karhutla Kualitas Udara di Palembang PJJ
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePagi Ini, Kualitas Udara di Palembang Tembus Level Berbahaya
Next Article BMKG Sumsel Respons Isu Asap Karhutla Menyeberang, Belum Ada Alat untuk Memastikan
alwi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20264 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,864 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,739 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,712 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?