RELUNG.ID – Kebakaran di lahan gambut terjadi di Desa Bungin Tinggi, Kecamatan Pangkalan Lampam, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel, Selasa (14/7/2026).
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKI tercatat setidaknya lahan yang terbakar seluas 3 hektare.
Hal ini diakui Plt Kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten OKI, Nova Trissuyato, Rabu (15/7/2026).
Dia mengatakan, lahan gambut yang terbakar ini berada di lokasi yang sulit dijangkau, sehingga pemadaman harus dilakukan melalui udara.
“Pemadamannya ini menggunakan satu unit helikopter waterboombing,” katanya.
Luasnya lahan yang terbakar menyebabkan pemadaman dilakukan dari kemarin hingga hari ini. Terlebih lagi, karakter lahan gambut memang sulit untuk dipadamkan.
“Lahan yang terbakar ini karena lahan gambut sehingga pemadaman juga sedikit sulit. Yakni api permukaan telah padam tetapi di bagian dalam masih menyimpan api,” ujar Nova.
Bahkan, Nova tidak bisa memastikan kapan api tersebut bisa dipadamkan, mengingat membutuhkan waktu 2 sampai 3 hari untuk memadamkan api di lahan gambut.
“Yang jelas lokasi karhutla untuk hari ini masih belum padam. Karena terkendala akses darat. Pemadaman hanya bisa melalui udara,” kata Nova.
BPBD Kabupaten OKI mencatat, saat ini rata-rata lahan gambut, purun, semak belukar dan vegetasi lainnya telah kering. Hal itu menjadi pemicu rawannya terjadi karhutla.
Seperti sebelumnya, pada hari Senin (13/7) lalu, lahan seluas 5 hektar lahan di Kecamatan Cengal terbakar dan menimbulkan kepulan asap.
“Lokasinya sama, tidak bisa melalui akses darat. Sehingga kami lakukan menggunakan water boombing dengan satu unit helikopter,” pungkasnya. (HWJ)

