Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Menteri Keuangan Temukan Kejanggalan Harga Barang Impor di Bea Cukai Tanjung Perak
Regional

Menteri Keuangan Temukan Kejanggalan Harga Barang Impor di Bea Cukai Tanjung Perak

RiyadiBy Riyadi14/11/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat ia meninjau Kantor Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) Tanjung Perak serta Kantor Balai Laboratorium Bea dan Cukai (KBLBC) Kelas II Surabaya, Selasa (11/11/2025). (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menemukan adanya kejanggalan dalam nilai barang impor yang dilaporkan ke Bea dan Cukai. Temuan itu muncul saat ia meninjau Kantor Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) Tanjung Perak serta Kantor Balai Laboratorium Bea dan Cukai (KBLBC) Kelas II Surabaya, Selasa (11/11/2025).

Salah satu contoh yang disoroti ialah pompa air terbenam (submersible) untuk sumur dalam yang tercatat hanya senilai 7 dollar AS, atau sekitar Rp117.000 (kurs Rp16.700 per dollar AS).

Padahal, hasil penelusuran Purbaya di sejumlah marketplace menunjukkan produk serupa dijual dengan harga mencapai Rp40 juta hingga Rp50 juta per unit.

Baca juga :   Bos PT Blueray John Field Menyerahkan Diri ke KPK Usai Kabur saat OTT Bea Cukai

“Ada barang yang harganya kelihatannya kemurahan. Masa barang sebagus itu cuma dicantumkan 7 dollar AS, sementara di marketplace hampir Rp40 juta sampai Rp50 juta. Tapi kami akan cek kembali,” ujarnya.

Menurut Purbaya, temuan tersebut menjadi indikasi kuat praktik underinvoicing atau pelaporan nilai barang impor yang lebih rendah dari harga sebenarnya.

Praktik ini berpotensi merugikan penerimaan negara, mengingat bea masuk dan pajak impor dihitung berdasarkan nilai yang tercantum dalam dokumen.

Baca juga :   Gaji Utuh Sepanjang 2026, Pekerja Bergaji Rp10 Juta Bebas PPh 21

Ia menegaskan bahwa pemeriksaan lapangan dilakukan untuk memastikan kesesuaian antara dokumen Pemberitahuan Impor Barang (PIB) dengan kondisi fisik.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat pengawasan arus barang impor serta menutup celah kecurangan dalam proses kepabeanan.

Selain meninjau pemeriksaan fisik, Purbaya juga mengunjungi fasilitas KBLBC Kelas II Surabaya yang bertugas melakukan pengujian dan identifikasi barang secara laboratoris. Fasilitas tersebut kini dilengkapi sarana dan prasarana responsif gender guna menciptakan lingkungan kerja yang aman dan inklusif.

Baca juga :   Menkeu Akui Tak Ada Petugas Bea Cukai di Bandara Khusus IMIP, TNI Kerahkan Korpasgat untuk Pengamanan

Purbaya menekankan komitmen pemerintah memperbaiki tata kelola perdagangan internasional, termasuk memastikan transparansi nilai impor dan akurasi pelaporan. Ia menilai pengawasan ketat atas underinvoicing penting untuk mencegah distorsi pasar dan menjaga keadilan bagi pelaku usaha dalam negeri.[YKP]

Barang Impor Bea Cukai Menkeu Purbaya Tanjung Perak Temukan Kejanggalan
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePemkab Muba Ajukan 63 Usulan, Komdigi dan BAKTI Mulai Lakukan Asesmen Pembangunan BTS dan Optimalisasi Jaringan
Next Article Lurah dan Carik Kalurahan Boh Ditahan karena Diduga Korupsi Rp418 Juta
Riyadi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20264 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,873 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,744 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,719 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?