Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Hukum»Minta KPK Turun Tangan, Aktivis Sumsel Jakarta Sebut Ada Dugaan Fee Proyek di Pemkot Palembang
Hukum

Minta KPK Turun Tangan, Aktivis Sumsel Jakarta Sebut Ada Dugaan Fee Proyek di Pemkot Palembang

alwiBy alwi13/05/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Aktivis Sumsel Jakarta (ASJ) kmendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI untuk mendesak pengusutan dugaan intervensi proyek di lingkungan Pemerintah Kota Palembang yang disebut-sebut melibatkan kepala daerah.

Aksi yang digelar pada Rabu (13/5/2026) itu dikoordinatori oleh Nopri Agustian.

Baca juga :   Putusan PTUN Jadi Sorotan, Ada Kelalaian Struktural Dalam Penanganan Banjir di Palembang

Dalam orasinya, Nopri menegaskan dugaan cawe-cawe proyek di Kota Palembang tidak bisa dianggap persoalan biasa karena berpotensi mengarah pada praktik korupsi, konflik kepentingan, hingga penyalahgunaan kekuasaan.

Selain menyoroti dugaan intervensi proyek, massa ASJ juga menyinggung adanya proyek lampu jalan yang diduga dikerjakan tidak sesuai spesifikasi.

“Kami menemukan adanya dugaan proyek lampu jalan yang spesifikasinya patut dipertanyakan. Jangan sampai anggaran besar tetapi kualitas pekerjaan di lapangan tidak sesuai dengan yang direncanakan,” tegas Nopri di depan Gedung KPK RI.

Baca juga :   KPK OTT Bupati Langkat Syah Afandin di Sumatera Utara

ASJ menduga terdapat pengurangan kualitas pekerjaan yang berpotensi merugikan keuangan negara maupun masyarakat sebagai penerima manfaat proyek.

Tak hanya itu, massa aksi juga menyoroti dugaan adanya aliran fee proyek kepada oknum pejabat tertentu di lingkungan pemerintahan.

“Kalau benar ada fee proyek yang mengalir ke pejabat, maka itu sudah masuk dugaan penyalahgunaan jabatan. Ini tidak boleh dibiarkan. KPK harus berani menelusuri siapa saja yang bermain di balik proyek-proyek tersebut,” ujarnya.

Baca juga :   KPK Ungkap Dugaan Korupsi Kuota Haji Sentuh Pucuk Pimpinan Kemenag


Menurut Nopri, proyek pemerintah seharusnya dijalankan secara profesional, transparan, dan mengutamakan kepentingan masyarakat, bukan menjadi alat kepentingan kelompok tertentu maupun bancakan oknum pejabat.

“Jangan jadikan APBD sebagai ladang keuntungan pribadi. Uang rakyat harus kembali kepada rakyat dalam bentuk pembangunan yang berkualitas, bukan proyek asal jadi,” katanya.

Dalam aksi tersebut, ASJ juga mendesak KPK segera memanggil dan memeriksa Prima Salam guna mengungkap dugaan permainan proyek di Kota Palembang.

Baca juga :   Polda Sumsel Gagalkan Transaksi Penjualan Bayi, Modus Adopsi Ilegal

“Kami meminta KPK tidak hanya menerima laporan, tetapi benar-benar turun melakukan penyelidikan. Periksa seluruh pihak yang diduga terlibat, telusuri aliran anggaran, dan buka semuanya ke publik,” lanjutnya.

Nopri menilai dugaan intervensi proyek, pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi, hingga indikasi fee proyek merupakan persoalan serius yang dapat merusak kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

“Kalau dugaan ini dibiarkan, maka akan menjadi preseden buruk bagi tata kelola pemerintahan di Palembang. Hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu,” tutupnya. (YSF)

Dugaan Fee Proyek KPK Pemkot Palembang Prima Salam Wakil Wali Kota Palembang
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleSamsung Hadirkan Fitur Pemblokir Iklan Notifikasi di Aplikasi Device Care
Next Article Tongkang Batubara Kembali Tabrak Tiang Pancang Jembatan Lalan, Struktur Proyek Roboh ke Sungai
alwi

Related Posts

Hukum

Rumah Dinas Jadi Markas Judol, Letkol Arman Ditahan Pomdam Jaya

09/10/20268 Views
Hukum

Penampakan Indra Kenz Kembali Masuk Lapas Tangerang Usai Pembebasan Bersyarat Dicabut

09/10/20266 Views
Hukum

Pembebasan Bersyarat Dicabut, Indra Kenz Dipindahkan ke Lapas Tangerang

09/10/20264 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,896 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,769 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,742 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?