RELUNG.ID- Calon Bupati Empat Lawang, Joncik Muhammad, menyampaikan ajakan persatuan usai Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan sengketa hasil Pilkada yang diajukan pasangan H Budi Antoni Aljufri (HBA) – Henny.
Dalam pernyataan resminya pada Selasa (27/5/2025) di Palembang, Joncik menegaskan bahwa saatnya masyarakat bersatu membangun Empat Lawang pascaproses demokrasi yang panjang.
“Ini bukan sekadar kemenangan kelompok tertentu, tapi kemenangan rakyat Empat Lawang. Ketika demokrasi usai, tugas kita adalah bersatu,” kata Joncik.
Ia mengakui bahwa Pilkada Empat Lawang berlangsung alot, namun menekankan bahwa pertarungan politik adalah hal wajar dalam demokrasi. Menurutnya, setelah penetapan hasil, semua pihak harus fokus pada kerja sama demi kesejahteraan bersama.
Joncik juga mengungkapkan bahwa dirinya akan segera menyusun langkah strategis bersama pemerintah pusat, termasuk dalam menyelaraskan program daerah dengan kebijakan nasional Presiden terpilih Prabowo Subianto.
“Breakdown program akan dijelaskan lebih detail di bulan Juli, termasuk bagaimana sinergi dengan kebijakan Pak Prabowo sebagai pemimpin nasional,” ujarnya.
Beberapa sektor yang akan menjadi prioritas, kata Joncik, meliputi pertanian dan pariwisata sebagai dua kekuatan utama ekonomi daerah. Selain itu, pembangunan infrastruktur dan dukungan untuk olahraga juga masuk dalam agenda penting.
Politisi PAN ini juga mengingatkan pentingnya menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat usai kompetisi politik.
“5 tahun lagi kita akan berdemokrasi lagi, tapi hari ini, mari duduk bersama. Bahkan jika dulu bertarung, sekarang saatnya berjabat tangan,” ucapnya.
Joncik menambahkan bahwa pelantikan kepala daerah akan menjadi tonggak awal dimulainya kerja nyata untuk memajukan Empat Lawang yang selama ini dipimpin oleh penjabat (PJ).
“Kami menunggu surat resmi dari MK dan proses administratif lainnya. Target kami jelas: Empat Lawang butuh pemimpin yang bisa membawa kemajuan selama 5 tahun ke depan,” pungkasnya.[DSK]

