Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»MUI dan Muhammadiyah Dukung Larangan Sweeping Rumah Makan di Jakarta
Regional

MUI dan Muhammadiyah Dukung Larangan Sweeping Rumah Makan di Jakarta

RiyadiBy Riyadi18/02/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Rumah makan yang berada di pinggir jalan. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Kebijakan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang melarang organisasi kemasyarakatan (ormas) melakukan sweeping rumah makan selama bulan Ramadan mendapat dukungan dari berbagai pihak.

Dua organisasi Islam besar di Indonesia, Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Muhammadiyah, menyatakan sepakat dengan langkah tersebut.

Sebelumnya, Pramono menegaskan bahwa menyambut Ramadan harus dilakukan dengan penuh kedamaian dan kerukunan, bukan dengan tindakan yang berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat.

Baca juga :   Mengganggu dan Menyakiti Orang Lain, MUI Dukung Fatwa Haram Sound Horeg

“Saya sebagai gubernur bertanggung jawab untuk itu dan saya tidak mengizinkan untuk ada sweeping,” tegas Pramono.

Wakil Ketua Umum MUI, Anwar Abbas, menilai sweeping rumah makan tidak diperlukan selama pemerintah hadir menjaga kondusivitas. Menurutnya, yang terpenting adalah membangun sikap saling menghormati antarumat beragama.

“Saya rasa tidak perlu ada sweeping-sweepingan karena pemerintah sebelum puasa kita harapkan sudah mensosialisasikan dan memberi pengertian kepada rakyat tentang perlunya ada sikap saling hormat-menghormati agama dan kepercayaan,” ujarnya.

Baca juga :   Jelang Pileg, RSJ Ernaldi Bahar Sumsel Siap Tampung dan Rawat Caleg yang Mengalami Depresi

Ia menambahkan, umat Islam yang menjalankan ibadah puasa tidak perlu khawatir, karena pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan situasi tetap aman dan tertib selama Ramadan.

Senada dengan MUI, Ketua PP Muhammadiyah Dadang Kahmad menyatakan larangan sweeping merupakan langkah tepat untuk mencegah potensi konflik di masyarakat.

“Saya kira sudah betul larangan tersebut agar tidak terjadi keributan,” katanya.

Baca juga :   Jelang Pelantikan, Ratusan PPPK di Empat Lawang Diminta Bawa Dua Bibit Bunga Mawar

Dadang menegaskan, kewenangan untuk membuka atau menutup tempat usaha berada di tangan aparat penegak hukum, bukan ormas. Meski demikian, ia tetap mengimbau masyarakat yang tidak berpuasa agar menghormati umat Islam yang menjalankan ibadah.

Menurutnya, semangat Ramadan seharusnya memperkuat toleransi dan kebersamaan di tengah masyarakat yang majemuk, khususnya di Jakarta.

Sejumlah warga Jakarta juga menyambut baik kebijakan tersebut. Mereka menilai pelarangan sweeping merupakan langkah tepat untuk menjaga kerukunan di ibu kota yang memiliki latar belakang masyarakat beragam.

Baca juga :   Tahun Ini, Target PAD Palembang Naik Jadi Rp 1,23 Triliun

Beberapa pemilik rumah makan bahkan menyatakan tetap akan menghormati suasana Ramadan dengan cara membuka usaha menjelang waktu berbuka atau menutup sebagian bagian depan warung agar tidak terlalu mencolok.

Dengan dukungan dari tokoh agama dan masyarakat, kebijakan larangan sweeping diharapkan mampu menciptakan suasana Ramadan yang aman, tertib, dan penuh toleransi di Jakarta.[YKP]

Jakarta Larangan Sweeping Muhammadiyah MUI Rumah Makan
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleHadiri HPN dan HUT ke-80 PWI, Wali Kota Pagar Alam Tegaskan Pers Mitra Strategis Pemerintah
Next Article Upaya Penyelamatan Gagal, Paus Raksasa yang Terdampar di Perairan OKI Ditemukan Tak Bernyawa
Riyadi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20265 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,875 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,747 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,721 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?