RELUNG.ID- Nunun Lusida memohon kepada Vicky Prasetyo untuk segera mengembalikan uang sebesar Rp 700 juta yang disebut sebagai modal politik pada Pilkada 2024.
Uang tersebut, menurut Nunun, diberikan kepada mantan suaminya dan Vicky saat keduanya berencana maju sebagai calon bupati dan wakil bupati di wilayah Bandung Barat.
Nunun mengaku dana itu berasal dari tabungan masa tuanya. Ia percaya karena Vicky saat itu berjanji akan mengembalikan uang dalam waktu tiga hari setelah peminjaman. Namun hingga kini, uang tersebut disebut belum juga kembali.
“Sampai saat ini, uang belum dikembalikan. Akhirnya saya bersama kuasa hukum mengirimkan somasi peringatan juga, dan ingin segera menyelesaikan secara kekeluargaan. Namun, Vicky Prasetyo tidak beritikad baik. Sampai hari ini, sampai detik ini, tidak ada dipenuhinya uang tersebut untuk dikembalikan ke saya,” kata Nunun dalam jumpa pers di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (16/2/2026).
Belakangan, rencana pencalonan tersebut batal. Vicky Prasetyo juga disebut tak jadi menggandeng mantan suami Nunun dalam kontestasi politik tersebut. Di sisi lain, rumah tangga Nunun pun berakhir dengan perceraian, yang disebut berkaitan dengan gagalnya pencalonan tersebut.
Saat Nunun berupaya menagih pengembalian dana, Vicky Prasetyo memilih bungkam. Dilansir dari tayangan Selebrita Heits, Vicky yang biasanya dikenal vokal, terlihat enggan berkomentar ketika ditanya mengenai persoalan tersebut dan langsung masuk ke dalam mobil tanpa memberikan pernyataan.
Merasa tidak ada itikad baik, Nunun akhirnya melaporkan kasus ini ke Polres Cimahi. Sebelumnya, ia mengaku telah mencoba menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan sebelum menempuh jalur hukum.
Kini, Nunun berharap ada penyelesaian dan pengembalian dana agar ia bisa melanjutkan hidupnya dengan lebih tenang setelah kehilangan tabungan yang telah ia kumpulkan selama bertahun-tahun.[YKP]

