RELUNG.ID – Pasca aksi mahasiswa pada 1 September 2025 lalu, Polda Sumsel bersama aparat TNI terus melakukan patroli skala besar di sejumlah titik di Kota Palembang.
Patroli skala besar ini dilakukan guna mengantisipasi terjadinya keributan susulan pasca aksi tersebut.
Berdasarkan pantauan, sejumlah objek vital tidak luput dari penyisiran patroli tersebut seperti di DPRD Sumsel, terlihat beberapa petugas berjaga dengan senjata lengkap seperti di DPRD Sumsel. Mulai mengenakan helm, rompi anti peluru hingga senjata api laras panjang.
Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Sumsel, Kombes Pol Anis Prasetio Santoso, menegaskan kegiatan ini bertujuan untuk memastikan keamanan masyarakat sekaligus memberikan rasa tenang pasca kerusuhan.
“Patroli ini dilakukan agar masyarakat percaya bahwa situasi Palembang tetap aman. Isu-isu tentang kerusuhan yang akan meluas itu tidak benar. Kami pastikan roda perekonomian dan aktivitas masyarakat tetap berjalan normal,” tegas Anis.
Selain menyisir objek vital seperti pasar, bank, dan kantor pemerintahan, patroli ini juga menjadi langkah antisipasi agar tidak terjadi keributan susulan.
Dikatakan Anis, patroli skala besar akan digelar rutin setiap hari, baik pagi, siang, maupun malam.
“Hingga hari ketiga ini, kondisi Palembang tetap kondusif. Patroli akan terus dilaksanakan sampai situasi benar-benar pulih sepenuhnya,” pungkasnya. (FZP)

