RELUNG.ID- Sejumlah pedestrian atau jalur pejalan kaki di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, kini tak hanya berfungsi sebagai fasilitas umum, namun juga menjelma menjadi spot foto instagramable yang ramai dikunjungi warga maupun wisatawan.
Pedestrian yang telah dibangun di beberapa titik pusat kota kerap dipadati masyarakat, terutama pada sore hingga malam hari.
Warga memanfaatkan area tersebut untuk bersantai, nongkrong, hingga berfoto, lantaran konsep desainnya yang kekinian dan ikonik layaknya kota-kota besar di Indonesia.
Beberapa titik pedestrian yang menjadi favorit masyarakat di antaranya berada di Simpang RCA, Simpang Lapter tepatnya di depan Kantor BPN, kawasan Kayu Ara di depan Kantor Pemkot Lubuklinggau, serta area Taman Inflasi. Fasilitas tersebut dilengkapi dengan tempat duduk, pencahayaan artistik, dan ornamen modern yang menambah daya tarik visual.
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Lubuklinggau, Febrio Fadhila, mengatakan pembangunan pedestrian dengan konsep kekinian merupakan bagian dari upaya mempercantik wajah kota sekaligus memberikan ruang publik yang nyaman bagi masyarakat.
“Kami membangun pedestrian dengan konsep kekinian di beberapa titik tengah kota. Alhamdulillah, respons masyarakat sangat positif,” kata Febrio yang akrab disapa Rio, Kamis (5/2/2026).
Melihat antusiasme masyarakat, Pemkot Lubuklinggau berencana memperluas pembangunan pedestrian serupa di ruas Simpang RCA hingga Lapangan Merdeka. Namun, konsep yang akan diterapkan nantinya dibuat berbeda dari pedestrian sebelumnya.
“Rencananya polanya akan berbeda, kami akan mengangkat nuansa batik khas Lubuklinggau yang diaplikasikan pada elemen bola-bola pedestrian,” jelasnya.
Secara keseluruhan, konsep pedestrian di Kota Lubuklinggau mengadopsi desain ruang publik modern seperti yang diterapkan di kota-kota besar seperti Bandung dan Palembang.
“Konsepnya kekinian dan ikonik, sehingga selain berfungsi sebagai jalur pejalan kaki, juga menjadi ruang interaksi sosial dan daya tarik kota,” pungkas Rio.[NSR]

