RELUNG.ID- Bupati Muara Enim Edison meminta agar rencana pembangunan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat secara nyata, bukan sesuatu yang direkayasa.
Hal itu disampaikan Edison usai membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Muara Enim Tahun 2026, di Ballroom Hotel The Melio Enim, Kamis (6/3).
Menurutnya, rencana pembangunan yang disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat dapat mempercepat pembangunan Kabupaten Muara Enim ke depan menjadi lebih baik.
“Musrenbang merupakan rangkaian tahapan penyusunan perencanaan pembangunan daerah dan forum antar-stakeholder dalam membahas rencana pembangunan di masa mendatang,” ujar Edison.
Melalui Musrenbang ini, Edison berharap Kabupaten Muara Enim dapat mensinkronkan kebijakan pusat dan provinsi dengan prioritas pembangunan daerah yang telah disusun, dengan tetap mempedomani kebijakan perencanaan yang ada.
“Jadi, penyusunan alokasi anggaran dalam program prioritas tahun 2026 dapat dilakukan secara proporsional, sesuai dengan ketersediaan anggaran, serta dapat mencapai target yang telah kita tetapkan,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Edison juga menyampaikan visi-misi yang diusung bersama Wakil Bupati Muara Enim Sumarni, yaitu Muara Enim Bangkit Rakyat Sejahtera, Maju dan Berkelanjutan (MEMBARA).
“Selain visi dan misi, kami juga telah menyusun 20 program strategis yang akan dituangkan ke dalam program 100 hari kerja kepala daerah dan wakil kepala daerah,” tambahnya.
Lebih lanjut, Edison berharap Pemkab Muara Enim melalui Bappeda segera menyusun dokumen RPJMD Tahun 2025-2029 sebagai penjabaran visi, misi, dan program kepala daerah serta wakil kepala daerah.
“Nantinya, dokumen RPJMD tersebut dapat diimplementasikan dalam perencanaan dan penganggaran masing-masing perangkat daerah sehingga janji-janji dan program yang telah dirancang bisa terwujud,” tuturnya.
Edison pun mengingatkan agar seluruh kebijakan yang disusun dalam RKPD Kabupaten Muara Enim Tahun 2026 selaras dengan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI, visi-misi serta program Gerak Cepat Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel, serta visi-misi dan program strategis Kabupaten Muara Enim.
“Kami meminta seluruh ASN Kabupaten Muara Enim, mulai dari Sekda hingga staf, serta seluruh lapisan masyarakat untuk bangkit dan bergerak bersama dalam mendukung pencapaian visi MEMBARA: Muara Enim Bangkit, Rakyat Sejahtera,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Bappeda Muara Enim Emran Tabrani dalam paparannya menjelaskan bahwa RKPD merupakan penjabaran dari RPJMD yang memuat rancangan kerangka ekonomi daerah, prioritas pembangunan daerah, serta rencana kerja dan pendanaan untuk jangka waktu satu tahun.
“RKPD berfungsi sebagai instrumen evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah dan pedoman penyusunan KUA-PPAS serta rancangan APBD,” papar Emran.
Ia menjelaskan, penyusunan RKPD Tahun 2026 diawali dengan Konsultasi Publik (15 Januari 2025), Musrenbang Desa (Desember 2024 – Januari 2025), dan Musrenbang Kecamatan (30 Januari – 13 Februari 2025).
Selanjutnya, penyusunan rancangan RKPD dilakukan dalam Forum Perangkat Daerah/Lintas Perangkat Daerah (17 – 21 Februari 2025) dan Musrenbang Kabupaten (6 Maret 2025).
“Proses akhir dari penyusunan RKPD ini akan dibahas dalam Rapat Fasilitasi Ranperkada RKPD dan penetapan Perkada RKPD,” sambungnya.
Emran juga mengungkapkan bahwa tema pembangunan Kabupaten Muara Enim Tahun 2026 adalah ‘Pemantapan Ekonomi Lokal melalui Peningkatan Daya Saing Daerah’.
“Terdapat lima prioritas pembangunan, yakni meningkatkan kualitas pertumbuhan ekonomi, meningkatkan layanan infrastruktur dan konektivitas antar-daerah, meningkatkan nilai tambah sektor unggulan dan daya saing daerah, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta meningkatkan kualitas lingkungan hidup dan ketahanan bencana,” jelasnya.
Bappeda Muara Enim mencatat sebanyak 8.299 usulan Musrenbang dan 3.129 usulan Pokir DPRD yang telah diinput dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah.
“Dari angka tersebut, usulan Musrenbang berdasarkan prioritas dan forum perangkat daerah sebanyak 761 usulan, sedangkan usulan Pokir DPRD yang telah diverifikasi dan diprioritaskan perangkat daerah sebanyak 763 usulan,” pungkasnya.[NVS]

