RELUNG.ID – Seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) bernama K tewas ditabrak kereta api di Kawasan Pakjo, Kelurahan Gunung Ibul Barat (GIB), Kecamatan Prabumulih Timur, Rabu (20/8/2025).
Hal ini diduga akibat korban tidak menyadari adanya kereta yang melaju mengingat perlintasan tersebut tidak memiliki plang atau rambu-rambu perlintasan.
Kejadian ini dibenarkan oleh Kanit Pidsus Polres Prabumulih, Ipda Fajirudin, Kamis (21/8/2025).
Dia mengatakan, saat kejadian warga sekitar mendengar suara benturan keras. Warga kemudian mencari sumber suara dan melihat korban sudah tergeletak tak bernyawa. Dari dugaan sementara, korban melintas ini tidak menyadari adanya kereta yang melaju.
“Melihat kejadian tersebut, warga langsung mengevakuasi tubuh korban,” katanya.
Fajirudin mengakui, jika perlintasan ini sudah lama tidak memiliki rambu atau plang. Sehingga, dianggap rawan terjadinya kecelakaan ini.
Saat ini, pihaknya sudah berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk memastikan kronologi dan penyebab pasti kecelakaan ini.
“Kami juga nantinya akan terus melakukan koordinasi dengan pihak PT KAI dan Dinas Perhubungan. Akan membuat rambu plang perlintasan yang saat ini masih ada tujuh jalur perlintasan kereta api di Kota Prabumulih,” pungkasnya. (SMP)

