RELUNG.ID– Perseteruan antara Dokter Detektif (Doktif) dengan pengusaha sekaligus selebgram Shella Saukia kian memanas. Setelah sebelumnya sempat dilabrak di salah satu restoran, Doktif kini balik menyerang dengan membongkar dugaan tabiat buruk Shella.
Konflik ini bermula dari ulasan negatif Doktif terhadap salah satu produk milik Shella. Tak terima, Shella melabrak sang dokter hingga akhirnya Doktif melapor ke Polda Metro Jaya atas dugaan perampasan kemerdekaan.
Alih-alih mereda, ketegangan justru semakin meningkat setelah Doktif kembali mengungkap perilaku Shella yang dinilainya penuh pencitraan.
Dalam wawancaranya di kanal YouTube Reyben Entertainment, Rabu (5/11/2025), Doktif menyoroti aksi Shella yang sempat memberikan gepokan uang kepada seorang wanita viral bernama Melda Safitri.
“Dia itu tukang ngibul, muna. Itu (gepokan uang) bukan sedekah,” tegas Doktif.
Melda Safitri sebelumnya viral setelah diceraikan suaminya sesaat sebelum sang suami dilantik menjadi pegawai PPPK. Karena merasa satu daerah dengan Melda, yakni Aceh, Shella Saukia mengaku iba dan mengundangnya ke Jakarta untuk belajar berbisnis.
Namun menurut Doktif, aksi Shella tersebut tidak tulus. Ia menuding pemberian uang itu hanya bagian dari pencitraan.
“Kesel pencitraannya itu lho, seolah-olah orang baik, santun, tapi dzalimnya Ya Allah. Kalau kalian tahu dzalimnya ini orang,” ungkap Doktif dengan nada kesal.
Doktif yang diketahui bernama asli Samira Farahnaz juga menegaskan memiliki bukti atas ucapannya. Ia bahkan menyebut hubungan antara Shella dan Melda bisa memanas bila kebenaran yang diketahuinya terbongkar.
“Nanti ribut tuh antara si Melda sama si SS. Ribut itu pasti kalau dibongkar,” tambahnya.
Diketahui, pada Oktober 2025 lalu, Shella Saukia memang sempat mengundang Melda ke kediamannya di Banda Aceh. Dalam pertemuan yang turut disaksikan sang suami, Fitra Budiman, Shella menyerahkan gepokan uang pecahan Rp50 ribu kepada Melda.
“Bismillah, ini rezeki. Gunakan untuk buka usaha,” ujar Shella dalam video yang diunggah di akun Instagram @shellasaukiaofficial.
Melda sempat menolak bantuan tersebut sambil menangis karena merasa jumlahnya terlalu besar. Namun Shella tetap memintanya menerima uang itu untuk modal usaha.
Sementara itu, laporan Doktif terhadap Shella Saukia masih dalam penanganan Polda Metro Jaya. Doktif menuding Shella telah melakukan perampasan kemerdekaan saat melabraknya di restoran. Hingga kini, baik Shella maupun kuasa hukumnya belum memberikan tanggapan resmi terkait laporan maupun tudingan terbaru yang disampaikan Doktif. [YKP]

