RELUNG.ID– Seorang petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Palembang tumbang saat berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kelurahan Pulokerto, Kecamatan Gandus, Rabu (26/8/2026).
Petugas bernama Angga tersebut nyaris pingsan akibat kelelahan setelah bersama timnya berupaya memadamkan api di lokasi kejadian.
Angga merupakan personel Pos Damkar Gandus yang dikerahkan setelah menerima laporan masyarakat terkait kebakaran lahan. Di tengah proses pemadaman, kondisi fisiknya menurun sehingga langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Setelah menjalani pemeriksaan dan pemantauan kesehatan, Angga dinyatakan dalam kondisi baik dan diperbolehkan pulang. Ia kini telah kembali bertugas seperti biasa.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Palembang Kemas Haikal mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan, kondisi Angga menurun akibat kelelahan.
“Iya, kemarin ada satu petugas kami yang sedang dalam kondisi tidak sehat, nyaris pingsan. Setelah kami monitoring dan screening, ternyata karena kelelahan. Tidak ada indikasi lain, setelah dirawat petugas itu sudah boleh pulang,” ujar Haikal saat ditemui, Kamis (27/8/2026).
Kondisi yang dialami Angga terjadi di tengah meningkatnya intensitas kebakaran lahan di Kota Palembang.
Haikal mengatakan dalam beberapa waktu terakhir Damkarmat Palembang menerima lebih dari lima laporan kebakaran dalam sehari. Bahkan, sejumlah kejadian berlangsung secara bersamaan di lokasi berbeda.
“Sebelumnya saja ada enam lokasi yang berbarengan. Jadi, memang akhir-akhir ini kejadian kebakaran lebih dari lima kejadian. Hari Kamis ini saja sampai jam 3 sore sudah ada tujuh laporan,” kata Haikal.
Menurutnya, meningkatnya jumlah kebakaran juga berdampak pada durasi pemadaman. Petugas membutuhkan waktu lebih lama untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali membakar lahan di sekitarnya.
“Durasi pemadaman akhir-akhir ini meningkat atau lebih lama,” tuturnya.
Situasi tersebut membuat petugas Damkarmat harus bekerja lebih ekstra, terutama ketika beberapa laporan kebakaran masuk dalam waktu yang hampir bersamaan.
Haikal mengatakan kejadian petugas nyaris pingsan akibat kelelahan saat menangani karhutla tersebut menjadi perhatian pihaknya.
Untuk mencegah kejadian serupa kembali terjadi, seluruh personel diminta memperhatikan kondisi kesehatan dan keselamatan selama menjalankan tugas di lapangan.
“Semenjak kejadian itu, saya sudah instruksikan petugas agar memakai APD lengkap dan hari Jumat akan dibagikan vitamin stamina,” ujar Haikal.
Penggunaan alat pelindung diri (APD) lengkap menjadi salah satu langkah yang dilakukan untuk melindungi petugas selama berada di lokasi kebakaran.
Selain perlindungan diri, pemberian vitamin juga disiapkan untuk membantu menjaga stamina personel yang harus menghadapi tingginya intensitas pemadaman karhutla.
Damkarmat Palembang memastikan petugas tetap dikerahkan untuk merespons setiap laporan kebakaran yang masuk, sembari meningkatkan perhatian terhadap kondisi fisik personel di lapangan.[YKP]

