RELUNG.ID– Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melakukan kunjungan kerja ke Kota Palembang, Sumatera Selatan, untuk menghadiri acara Deklarasi Asosiasi Perlindungan Masyarakat Seluruh Indonesia atas undangan Gubernur Sumatera Selatan.
Namun, ada momen menarik setelah Dedi Mulyadi tiba di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang.
Alih-alih menggunakan mobil dinas atau kendaraan pribadi, pria yang akrab disapa KDM itu memilih menggunakan layanan taksi online Grab dari bandara menuju lokasi kegiatan.
Momen tersebut diabadikan Dedi melalui akun Instagram pribadinya, @dedimulyadi71, pada Kamis (27/8/2026).
Dalam video tersebut, Dedi tampak berbincang santai dengan pengemudi Grab bernama Totok selama perjalanan menuju pusat Kota Palembang.
“Abang siapa ini, Grab Palembang? Abang siapa?” tanya Dedi.
“Totok namanya,” jawab sang pengemudi.
Percakapan kemudian berlanjut. Dedi menanyakan aktivitas Totok sebagai pengemudi taksi online, termasuk mengenai pendapatan yang diperoleh dalam sehari.
Totok mengungkapkan dirinya rata-rata hanya mendapatkan sekitar tiga kali tarikan penumpang dalam sehari. Menurutnya, pendapatan yang diperoleh bergantung pada jenis layanan yang didapat.
“Sekali narik tergantung, kalau premium lumayan gede, tapi kalau yang biasa ya enggak terlalu. Kalau premium ini gede, lumayan gede, tipsnya yang gede,” ungkap Totok.
Mendengar cerita tersebut, Dedi kemudian mendoakan agar kunjungan wisatawan dan tamu ke Palembang semakin ramai sehingga berdampak terhadap pendapatan para pengemudi taksi online.
Ia berharap Totok nantinya bisa mendapatkan lebih banyak penumpang dalam sehari.
“Pokoknya semoga penumpangnya semakin banyak, kunjungan ke Palembang semakin ramai, sehingga Bapak bukan tiga kali narik lagi nanti, tapi lima kali narik,” kata Dedi.
Dedi kemudian membuat perhitungan sederhana mengenai potensi pendapatan Totok.
“Coba kalau sekali narik Rp400 ribu dikali lima, Rp2 juta Bapak sehari. Ya kan kita mimpi dulu baru dapat Rp2 juta,” tuturnya.
Namun, tak lama setelah mengucapkan hal itu, Dedi tiba-tiba mengeluarkan sejumlah uang dari saku bajunya.
Uang tersebut kemudian diberikan langsung kepada Totok dengan nominal Rp2 juta, sama seperti angka yang sebelumnya disebut Dedi dalam percakapan mereka.
“Tapi kalau sekarang, Rp2 juta bukan mimpi Bapak. Ini fakta, Rp2 juta bukan mimpi,” ujar Dedi sambil menyerahkan uang tersebut.
Totok tampak terkejut menerima pemberian tersebut. Ia kemudian mengucapkan terima kasih kepada Dedi.
“Alhamdulillah, terima kasih banyak, Pak,” kata Totok.
Sebelum mengakhiri perjalanan, Dedi kembali menyampaikan doa untuk Totok dan keluarganya.
Ia berharap semakin banyak masyarakat datang ke Palembang sehingga membuka lebih banyak peluang bagi para pengemudi transportasi online.
“Semoga makin banyak yang ke Palembang, rezekinya berlimpah, dan anak-anaknya semua bisa sekolah dengan baik. Terima kasih,” ujar Dedi.
Dalam keterangan unggahan videonya, Dedi juga menuliskan doa agar para pengemudi taksi online di Palembang semakin ramai mendapatkan penumpang dan lancar dalam mencari rezeki.
“Semoga selalu ramai dan lancar rezekinya,” tulis Dedi dalam unggahannya.[YKP]

