RELUNG.ID – Usaha unik digeluti Sukiman warga Dukuh, Desa Bero, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah (Jateng).
Kakek berusia 60 tahun ini memiliki usaha jasa mengawinkan ternak kambing. Usaha tersebut telah digelutinya sejak puluhan tahun lalu.
“Dari tahun 90 an sudah mulai,” kata Sukiman, Selasa lalu (20/5).
Dia menceritakan, awalnya dia hanya tukang batu dan sempat merantau ke Jogja. Kemudian, dia mulai beternak kambing sendiri jenis Bligon atau Jawarandu.
“Awalnya, saya cuma punya lima betina, hasil ternak ini untuk membayar anak sekolah,” katanya.
Setelah berhasil beternak sendiri, warga di lingkungannya pun kerap meminta bantuannya untuk mengawinkan kambing peliharaan mereka. Kemudian, dia akhirnya dikenal sebagai naib kambing.
Di tahun 1997, dia akhirnya memutuskan untuk menekuni pekerjaan mengawinkan ternak kambing secara serius. Dimana, dia hanya memiliki kambing jantan jenis Bligon dan Peranakan Etawa (PE).
Dia mengaku, sejak menekuni pekerjaannya mengawinkan ternak kambing, hampir setiap bulan dia kedatangan pasien untuk dikawinkan.
Kemudian, dia menjemput pasien tersebut untuk dibawa ke rumahnya dan dikawinkan dengan jantan miliknya.
“Biasanya untuk tarif itu sesuai jarak lokasi penjemputan, mulai dari Rp50 ribu sampai Rp125 ribu untuk tarif penjemputannya,” kata Sukiman.
Dalam sebuah, dia mengaku berhasil mengumpulkan penghasilan cukup lumayan yaitu Rp7 juta.
“Penghasilan ini biasannya sebagian untuk membeli pakan kambing dan untuk biaya sekolah anak,” pungkasnya. (vid)

