RELUNG.ID – Polsek Karang Dapo kini telah melakukan olah TKP dan telah memintai keterangan sejumlah saksi atas insiden yang dialami lima mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN).
Insiden tenggelamnya kelima mahasiswa KKN ini menyebabkan satu orang mahasiswa bernama Abdul Hadi Rohmadin meninggal dunia usai terseret arus air sungai yang deras.
Kapolsek Karang Dapo Iptu Rusdan Muslim mengatakan, awalnya kelima mahasiswa KKN itu bermain dipinggir sungai dan kemudian, melintas satu unit perahu ketek milik warga Desa Rantau Kadam yang ingin mencari ikan.
Lalu, kelima mahasiswa ikut mencari ikan, sehingga terdapat tujuh orang di dalam perahu ketek tersebut.
“Saat tengah berjalan, ketek ini tiba-tiba menabrak kayu hingga akhirnya tenggelam,” katanya, Selasa (28/7/2026).
Dari kejadian itu empat mahasiswa dan dua orang warga Desa Rantau Kadam berhasil selamat. Sedangkan korban Abdul Hadi Rohmadin diduga tidak bisa berenang tenggelam terseret arus air Sungai Rawas yang deras.
“Enam penumpang berhasil selamat dan empat diantaranya Mahasiswa. Sedangkan satu orang Abdul Hadi Rohmadin meninggal dunia,”jelasnya.
Ia mengatakan dari empat mahasiswa yang selamat satu orang mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Karang Dapo atas nama Kadek Purbasari.
“Karena kondisi korban lemah sehingga harus mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Karang Dapo,” bebernya.
Dia menjelaskan jenazah korban sudah diantar ke rumah duka untuk dikebumikan. “Ya jenazah korban sudah dikebumikan oleh pihak keluarga korban,” pungkasnya. (LTM)

