Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/2026

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/2026

Ekspor Madu Muara Enim ke Singapura Melonjak, Tembus 1,5 Ton

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Sempat Bayar Uang Sekolah Anak, Pria Terduga Pencuri Ayam di Bali Tewas Dihajar Massa
Regional

Sempat Bayar Uang Sekolah Anak, Pria Terduga Pencuri Ayam di Bali Tewas Dihajar Massa

RiyadiBy Riyadi28/07/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Sebuah video yang memperlihatkan tangis histeris seorang anak perempuan saat mengantar pemakaman ayahnya viral di media sosial dan mengundang keprihatinan publik. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID– Kisah pilu mengiringi kematian KD (38), pria yang diduga mencuri ayam aduan di Kabupaten Tabanan, Bali. Sebelum ditemukan tewas akibat diduga menjadi korban amuk massa, KD sempat menyerahkan uang sebesar Rp2,7 juta untuk biaya sekolah anak keduanya.

Sepupu korban, Made Parta, mengatakan uang tersebut digunakan untuk membayar uang gedung sekolah anak KD. Setelah menyerahkan uang itu kepada istrinya, KD tidak lagi pulang ke rumah.

“Begitu almarhum menyerahkan uang Rp2 juta sekian itu, terus dia menghilang. Tapi untuk uang gedung itu sudah ter-cover, sudah dibayarkan sama istrinya,” kata Parta, Senin (27/7/2026).

Baca juga :   Ikut Arakan Ogoh-Ogoh di Bali, Rizky Febian Tegaskan Toleransi

Selama tiga hari keluarga tidak mengetahui keberadaan KD. Hingga akhirnya kepala dusun dan kepala desa datang membawa kabar bahwa ditemukan sesosok mayat di kawasan Baturiti pada Jumat (24/7/2026).

Parta kemudian mendatangi Polsek Baturiti dan diarahkan ke RSUD Tabanan untuk memastikan identitas jenazah tersebut.

“Nah, tau-tau menjelang tiga hari dari itu, saya didatangi kelian dusun sama kepala desa bahwa ada mayat di kawasan Baturiti. Begitu saya ke sana, saya ke Polsek Baturiti, langsung digiring ke RSUD Tabanan,” tuturnya.

Baca juga :   Jelang Libur Nataru, PT KAI Divre III Palembang Sediakan 40 Ribu Tempat Duduk, Tiketnya Sudah Dapat Dipesan!

Jenazah KD tiba di rumah duka pada Jumat sore sekitar pukul 16.00 Wita dan dimakamkan keesokan harinya di setra adat Desa Sidetapa, Kabupaten Buleleng.

Keluarga mengaku tidak mengetahui alasan KD diduga nekat mencuri ayam, mengingat kebutuhan biaya sekolah anaknya telah terpenuhi.

“Nah, itu saya kurang tahu. Soalnya waktu uang Rp2,7 juta itu sudah ter-cover, istrinya juga tidak tahu, diam dia,” ujarnya.

Baca juga :   Pemprov Sumsel Dukung Penerapan Buku Teks Utama Pendidikan Pancasila di Sekolah


Menurut Parta, KD merupakan tulang punggung keluarga yang menghidupi istri dan dua anak perempuannya dengan bekerja serabutan. Saat musim panen ia menjadi buruh pemetik cengkeh, sedangkan di luar musim panen bekerja sebagai buruh harian mencangkul.

“Kalau musim cengkeh dia buruh memetik cengkeh. Kalau tidak ada musim cengkeh, dia buruh nyangkul,” katanya.

Peristiwa bermula saat KD diduga kepergok mencuri seekor ayam aduan milik warga di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, pada Jumat (24/7/2026) dini hari.

Baca juga :   Libur Awal Puasa dan Liburan Lebaran: Kebijakan Sekolah di Kota Palembang

Warga yang mengetahui kejadian itu kemudian mengamankan KD. Situasi diduga berubah menjadi aksi main hakim sendiri hingga korban mengalami luka berat dan meninggal dunia di lokasi. Massa juga membakar sepeda motor yang diduga digunakan korban.

Kasi Humas Polres Tabanan Iptu Ni Luh Putu Wiwik Endrayani membenarkan adanya peristiwa tersebut.

“Saat tiba di tempat kejadian perkara, petugas mendapati terduga pelaku telah meninggal dunia,” ujarnya.

Baca juga :   Sekda Palembang Tinjau SDN 200 yang Miring, Pastikan Perbaikan Tahun Ini

Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan barang bukti berupa seekor ayam aduan, sebilah golok, tas berisi tang, ketapel, batu, serta sejumlah uang tunai.

Penyidik kini menangani dua dugaan tindak pidana sekaligus, yakni dugaan pencurian ayam dan dugaan pengeroyokan yang menyebabkan KD meninggal dunia.

Perkembangan terbaru, Polres Tabanan telah menetapkan lima warga sebagai tersangka dalam kasus pengeroyokan tersebut, yakni MJ (29), WS (38), KB (21), MK (58), dan ND (53). Seluruhnya merupakan warga Banjar Juwuk Legi, Desa Batunya.

Baca juga :   Pj Wali Kota Instruksikan Sekolah di Palembang Diminta Pasang Foto Prabowo-Gibran

Kasat Reskrim Polres Tabanan AKP Made Teddy Satria Permana mengatakan penyidikan masih terus dikembangkan dan tidak menutup kemungkinan adanya tersangka baru.

“Sejauh ini masih lima. Nanti tergantung dari hasil pengembangan pemeriksaan kami,” katanya.

Selain memeriksa para tersangka, penyidik juga terus meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa, termasuk peran masing-masing pelaku dalam aksi pengeroyokan yang menewaskan KD.[YKP]

Bali Pencuri Ayam Sekolah Sempat Serahkan Uang Tewas Dikeroyok
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePolisi Beberkan Kronologi Tenggelamnya Mahasiswa KKN di Sungai Rawas
Next Article Tembak Terduga Pencurian Durian, Oknum Pegawai Lapas Lubuklinggau Diperiksa
Riyadi

Related Posts

Regional

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/20266 Views
Regional

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/20263 Views
Regional

Ekspor Madu Muara Enim ke Singapura Melonjak, Tembus 1,5 Ton

11/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,939 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,809 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,782 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?