Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Tempuh 15.469 Kilometer ke Barcelona, Dua Petani Pagar Alam Bawa Misi Besar Kopi Lokal ke Pasar Dunia

03/11/2026

Polisi Identifikasi Pelaku Penyerangan Brutal di 16 Ulu Palembang, Tiga Korban Luka Bacok

03/11/2026

Ditinggal Penghuni Berjualan Gorengan, Rumah Guru SDN Margatani Ludes Terbakar

03/11/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Tuesday, 3 November 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Polisi Sempat Larang Jurnalis Liput Demo Mahasiswa di Bundaran HI, Polda Metro Minta Maaf
Regional

Polisi Sempat Larang Jurnalis Liput Demo Mahasiswa di Bundaran HI, Polda Metro Minta Maaf

RiyadiBy Riyadi29/10/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Situasi demo di bundaran HI, Jakarta. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID– Sejumlah jurnalis sempat dilarang polisi memasuki titik demonstrasi mahasiswa dalam aksi memperingati Hari Sumpah Pemuda di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Rabu (28/10/2026). Polda Metro Jaya kemudian menyampaikan permohonan maaf atas insiden tersebut.

Peristiwa itu terjadi ketika sejumlah jurnalis berjalan kaki di Jalan Jenderal Sudirman menuju lokasi aksi. Petugas yang berjaga mengadang mereka saat hendak melewati barikade, meskipun para jurnalis telah menunjukkan kartu identitas pers.

“Demi keamanan tidak bisa masuk, silakan balik ke sana,” ujar salah satu petugas kepada awak media.

Baca juga :   Jembatan Gantung Desa Gunung Karto Lahat Mengkhawatirkan, Warga Terpaksa Menyeberang di Atas Bambu

Petugas yang berjaga mengaku hanya menjalankan tugas, tetapi tidak menjelaskan secara rinci alasan pelarangan jurnalis meliput demonstrasi tersebut.

Setelah bernegosiasi dengan petugas, para jurnalis akhirnya diperbolehkan melewati barikade dan melanjutkan perjalanan menuju titik aksi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengakui adanya insiden pelarangan tersebut. Ia menduga peristiwa itu terjadi akibat ketidakpahaman petugas yang melakukan pengamanan di lapangan.

Baca juga :   Polisi Tangkap Oknum Wartawan di Sulsel Terkait Dugaan Pelecehan di Wisma

“Selanjutnya tentang jurnalis adanya pelarangan, kami menyampaikan permohonan maaf apabila ada terjadi ketidakpahaman pada saat pelaksanaan pengamanan aksi,” kata Budi dalam konferensi pers di depan Pos Polisi Bundaran HI, Kamis (29/10/2026).

Budi mengatakan, insiden tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi Polda Metro Jaya, khususnya terkait protokol pengamanan di lokasi demonstrasi.

Ia juga memastikan akan menegur petugas yang sempat melarang jurnalis agar kejadian serupa tidak terulang.

Baca juga :   Pelanggaran Anggota Polrestabes Palembang di 2025 Turun 25 Persen

“Ini menjadi evaluasi tentunya bagi kami di Polda Metro Jaya dan mengingatkan kepada seluruh unsur pelayanan untuk tidak melakukan hal tersebut,” ujarnya.

Menurut Budi, insiden antara petugas kepolisian dan awak media tersebut terjadi karena persoalan komunikasi.

“Ini tinggal tentang komunikasi saja, kami menyampaikan permohonan maaf dan ini menjadi evaluasi bagi kita bersama,” katanya.

Baca juga :   Dwi Sasetyaningtyas Klarifikasi dan Minta Maaf, LPDP Proses Verifikasi

Ia menegaskan, kepolisian berkomitmen menjaga keselamatan awak media, peserta aksi, dan masyarakat umum selama demonstrasi berlangsung.

“Perlu masyarakat ketahui bahwa keselamatan masyarakat, keselamatan ruang publik, keselamatan para peserta aksi, termasuk rekan-rekan jurnalis adalah menjadi prioritas utama,” jelasnya.

Demonstrasi mahasiswa pada Rabu (28/10/2026) digelar di kawasan Bundaran HI dengan membawa sejumlah tuntutan. Dalam aksi tersebut, mahasiswa juga memperlihatkan simbol tiga jari sebagai bentuk solidaritas dan perlawanan.[YKP]

Larang Jurnalis Liputan Demo di HI minta maaf Polisi
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePolres Lubuklinggau Bongkar Sarang Narkoba, 5 Pengedar Ditangkap dan Pondok Dibongkar
Next Article Viral Teh Botol Sosro Diduga Bercampur Sabun saat Demo di Bundaran HI, Produsen Investigasi
Riyadi

Related Posts

Regional

Tempuh 15.469 Kilometer ke Barcelona, Dua Petani Pagar Alam Bawa Misi Besar Kopi Lokal ke Pasar Dunia

03/11/20263 Views
Regional

Polisi Identifikasi Pelaku Penyerangan Brutal di 16 Ulu Palembang, Tiga Korban Luka Bacok

03/11/20264 Views
Regional

Ditinggal Penghuni Berjualan Gorengan, Rumah Guru SDN Margatani Ludes Terbakar

03/11/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202331,781 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202431,587 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202525,520 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,405 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,363 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?