Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Politik»Prabowo Tepis Tuduhan Otoriter: Saya Dengar Kritik, Kadang Dongkol Juga
Politik

Prabowo Tepis Tuduhan Otoriter: Saya Dengar Kritik, Kadang Dongkol Juga

RiyadiBy Riyadi30/10/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Presiden Prabowo Subianto melantik Menteri dan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih, Senin (8/9/2025). Foto: YouTube/Sekretariat Presiden
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Presiden Prabowo Subianto menepis tudingan bahwa dirinya merupakan sosok pemimpin otoriter.

Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri acara pemusnahan barang bukti 214,48 ton narkoba hasil pengungkapan kasus dalam setahun terakhir di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (30/10/2025).

Dalam kesempatan itu, Prabowo mengaku kerap menonton berbagai podcast yang mengkritiknya, terutama mengenai gaya kepemimpinannya yang dianggap keras. Ia mengaku sempat merasa kesal, namun tetap berusaha menerima kritik sebagai bahan introspeksi diri.

Baca juga :   Prabowo Kumpulkan Jenderal TNI-Polri, Ada Apa?

“Saya suka malam-malam buka podcast-podcast itu, kadang-kadang dongkol juga ya, apa ini? Tapi saya catat. Saya punya filosofi, dalam pengabdian kepada bangsa dan negara tidak boleh diikuti oleh rasa sakit hati,” ujar Prabowo di hadapan jajaran kepolisian.

Dalam acara yang sama, Prabowo juga menyampaikan apresiasi kepada Kepolisian RI atas keberhasilan mereka mengungkap dan memusnahkan 214,48 ton narkoba senilai Rp29,37 triliun.

Ia menyebut, jika barang tersebut tidak disita, maka bisa digunakan oleh sekitar 629 juta orang, jumlah yang hampir dua kali lipat dari total penduduk Indonesia.

Baca juga :   Gaji ASN 2026 Belum Naik, Sri Mulyani: Lihat Ruang Fiskal Dulu

“Nilainya Rp29,37 triliun. Kalau tidak berhasil dicegah, bisa digunakan oleh 629 juta manusia — lebih dari dua kali bangsa Indonesia,” kata Prabowo.

Prabowo juga mengungkapkan, sejak dilantik pada 20 Oktober 2024, ia memberikan tiga instruksi utama kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

“Saya minta Kapolri memimpin tiga hal untuk saya: satu pemberantasan narkoba, dua penyelundupan, tiga judi online,” ujarnya.

Baca juga :   Prabowo Murka Soal Penyusutan Takaran MinyaKita: Itu Kejahatan, Harus Dihukum Tegas!

Ia menegaskan bahwa narkoba merupakan ancaman paling serius bagi masa depan bangsa, dan harus diberantas secara menyeluruh dengan kerja sama lintas lembaga.

“Polisi harus sigap, kompak, kerja sama dengan TNI, Bea Cukai, Kejaksaan, semua lembaga. Jangan ego sektoral, jangan loyalitas korps berlebihan. Kita satu korps korps merah putih, korps NKRI,” tegasnya.

Dalam pidatonya, Prabowo juga menyinggung soal modus operandi baru kartel narkoba yang kian canggih. Ia mengungkap bahwa sejumlah jaringan bahkan telah menggunakan kapal selam untuk menyelundupkan barang haram.

Baca juga :   Indonesia Siap Hadapi Tarif Import 32% dari AS

“Bahkan sekarang ada modus, kartel-kartel narkoba punya kapal selam. Dia punya kapal selam,” ungkapnya.

Prabowo menekankan pentingnya kolaborasi antara aparat penegak hukum dan instansi terkait agar Indonesia tidak kalah dari jaringan internasional tersebut.

Di bagian akhir pidatonya, Prabowo menyerukan agar seluruh elemen bangsa menjaga persatuan pasca kontestasi politik.

Baca juga :   Seskab Teddy Sebut Lawatan Prabowo ke LN, Pakai Uang Pribadi

“Persaingan politik boleh keras, tapi setelah itu kita harus bersatu. Jangan teruskan kebencian, kecurigaan, enggak ada gunanya. Rakyat butuh pekerjaan, rakyat butuh penghasilan yang lebih baik,” tegasnya. [YKP]

Dongkol Kritik Otoriter Prabowo
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePSSI Tarik Nafas Panjang: Cari Pelatih Baru Timnas Tunggu Situasi Sepak Bola Mereda
Next Article Toyota Siapkan Corolla Listrik, Tetap Jadi Mobil untuk Semua Orang
Riyadi

Related Posts

Politik

Polemik Ijazah Gibran Usai Putusan MK, Istana: Bukan Tidak Ada tapi Belum Ditemukan

10/10/20263 Views
Politik

Dulu Terang-terangan Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Begini Respon Jokowi Sekarang

10/10/20262 Views
Politik

Bobby Nasution Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Pendidikan Sarjana

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,898 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,771 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,743 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?