RELUNG.ID – Seorang pegawai minimarket yakni Nurhadi Putra (24), warga Jalan DI Panjaitan, Lorong Muawanah, Kelurahan Plaju, Kecamatan Plaju Palembang ini harus menjadi korban kawanan pelaku begal sepeda motor saat beli bandrek.
Akibat dari kejadian tersebut, Nurhadi kehilangan satu unit sepeda motor Honda Beat Street dengan nopol BG 5703 AEE. Sehingga dia membuat laporan polisi di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang.
Nurhadi menceritakan, peristiwa begal motor yang dialaminya terjadi Jalan R Sukamto, tepatnya jembatan Flyover Angkatan 66, Kecamatan Kemuning, Palembang, Sabtu (5/7) sekitar pukul 05.00 WIB.
Bermula ketika dia hendak pulang ke rumah dari bekerja di salah satu minimarket. Namun, dikarenakan kondisi badan yang kurang sehat, Nurhadi memutuskan mencari bandrek mengarah ke Simpang Polda Sumsel.
“Baru pulang kerja pak. Tetapi memang saat itu kurang enak badan. Nah ketika pulang saat cari bandrek dulu di arah Radial hingga simpang Polda, ” katanya kepada petugas,” kata saat diwawancarai EK media selepas membuat laporan polisi.
Masih dikatakan Nurhadi, ketika melintas di tempat kejadian perkara (TKP), datang pelaku dari arah belakang yang menghentikan kendaraannya. Satu pelaku yang dibonceng langsung mengancamnya dengan sebilah parang.
“Kunci kontak saya langsung mereka cabut, dan mereka turun sambil membawa parang. Saya mau mereka bacok kalau tidak mau menyerahkan motor, jadi saya ketakutan dan menyerahkan motor kepada mereka,” tambah Nurhadi.
Sementara, KA SPKT Polrestabes Palembang, Ipda Erwin membenarkan adanya laporan korban terkait kasus Curas (pencurian dengan kekerasan). “ Laporan sudah diterima dan akan ditindaklanjuti oleh anggota Satreskrim Polestabes Palembang Unit Pidum, ” pungkasnya. (DNP)

