Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Ratusan Honorer Muba Berpeluang Jadi PPPK Paruh Waktu
Regional

Ratusan Honorer Muba Berpeluang Jadi PPPK Paruh Waktu

alwiBy alwi30/09/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Rapat dengan pendapatan di ruang rapat Komisi I DPRD Muba, Selasa (30/9/2025). (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) bersama Komisi I DPRD Muba bakal memperjuangkan nasib tenaga honorer non-database BKN serta peserta yang gagal dalam seleksi CPNS 2024.

Mereka berpeluang diakomodasi sebagai aparatur sipil negara (ASN) melalui skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.

Hal ini terungkap dalam rapat dengan pendapatan di ruang rapat Komisi I DPRD Muba, Selasa (30/9/2025).

Baca juga :   Rencana Penambangan PT TBBE Ditentang Warga Gunung Megang Dalam, Kerusakan Lingkungan Jadi Alasan Utama

Juru Bicara Aliansi Tenaga Honorer Non-Database BKN dan Gagal CPNS 2024, Aisyah Febriyanti, mengatakan pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari aksi damai yang sebelumnya digelar di Kementerian PAN-RB.

“Pihak KemenPAN-RB menyambut baik aspirasi kami dan berkomitmen menampung masukan. Harapan kami, tenaga honorer yang sudah mengabdi minimal dua tahun bisa masuk kategori PPPK paruh waktu,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BKP SDM Muba, Pathi Riduan, menjelaskan bahwa sesuai arahan terakhir MenPAN-RB, ada tiga kategori yang berpeluang diakomodasi sebagai PPPK paruh waktu, yakni:

Baca juga :   Curi Rumah Pegawai Honorer, Dua Pelaku Ditangkap, Satu Orang Ditembak

Tenaga honorer non-ASN yang tidak masuk database BKN. Peserta CPNS yang tidak lulus. Serta, peserta seleksi PPPK yang tidak mendapatkan formasi.

“Dari hasil pendataan, ada 165 tenaga honorer di Muba, sekitar 100 orang sudah bekerja lebih dari dua tahun, sementara sisanya 65 orang belum mencapai dua tahun. Kami siap memfasilitasi dan berjuang bersama,” jelas Pathi.

Kabid GTK Disdikbud Muba, Hairusnyah, menambahkan pihaknya telah mendata 537 tenaga honorer di sektor pendidikan. Data ini akan dikoordinasikan dengan BKP SDM untuk melihat siapa saja yang memenuhi syarat.

Baca juga :   Kembangkan SDM Migas, Muba Bakal Jalin Kerjasama Tripartit

“Nanti akan kami rinci lagi agar bisa diusulkan menjadi PPPK paruh waktu,” katanya.

Ketua Komisi I DPRD Muba, Indra Kusumajaya, menegaskan pihak legislatif akan terus mengawal proses ini, bahkan berencana menyampaikan usulan langsung ke KemenPAN-RB.

“Kami akan bantu memfasilitasi, tentu tetap mengacu pada aturan yang berlaku. Pemerintah daerah berkomitmen memperjuangkan honorer agar masuk kategori PPPK paruh waktu,” ujar Indra.

Baca juga :   Kecelakaan Maut di Jalan Lintas Palembang-Jambi, Pengendara Motor Tewas Terjepit Roda Truk

Ia menambahkan, perjuangan ini penting karena sesuai kebijakan pemerintah pusat, mulai 2026 tidak ada lagi tenaga honorer.

“Seluruh pegawai di instansi pemerintah akan berstatus ASN, baik PNS maupun PPPK, termasuk dengan skema paruh waktu,” pungkasnya. (DSK)

Honorer Muba PPPK
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleGuru Penanggung Jawab Program MBG Dapat Insentif Rp100 Ribu per Hari
Next Article Dalam 3 Minggu, Karhutla di Sumsel Melonjak Dua Kali Lipat
alwi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20265 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,876 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,747 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,722 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?