RELUNG.ID- Bank Rakyat Indonesia (BRI) buka suara terkait laporan kehilangan uang sebesar Rp2,5 juta dari rekening salah satu nasabahnya, Indah Diana (24), warga Jalan Panca Usaha, Lorong Parlopa, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan SU I Palembang.
Pihak BRI menegaskan bahwa transaksi yang menguras saldo tersebut dilakukan melalui aplikasi BRImo, bukan karena kebocoran sistem.
Pimpinan Cabang BRI A Rivai Dolly Senja Permadi menyatakan, pihaknya telah menelusuri dan memastikan transaksi dilakukan dengan menggunakan aplikasi BRImo milik nasabah.
“Transaksi dilakukan melalui aplikasi BRImo yang hanya bisa diakses dengan memasukkan user ID, password, dan PIN secara lengkap. Semua data tersebut bersifat rahasia dan menjadi tanggung jawab pemilik rekening,” kata Dolly dalam keterangan tertulis, Rabu (28/5/2025).
Ia menegaskan, BRI tidak pernah meminta data rahasia seperti PIN, kode OTP, maupun password melalui saluran komunikasi apa pun. Jika ada pihak yang mengatasnamakan BRI dan meminta informasi tersebut, bisa dipastikan itu merupakan modus penipuan.
“BRI terus meningkatkan keamanan layanan digital untuk memastikan perlindungan maksimal terhadap dana dan data nasabah,” ujarnya.
Nasabah juga diminta untuk lebih waspada terhadap berbagai bentuk penipuan digital dan diimbau untuk tidak membagikan informasi sensitif kepada siapa pun. Untuk pengaduan atau informasi lebih lanjut, BRI menyediakan layanan melalui call center 1500017 dan WhatsApp resmi Sabrina di 0812-1214-017.
Sebelumnya, Indah Diana mendatangi Polrestabes Palembang untuk melaporkan kejadian hilangnya uang di rekening BRI miliknya. Dalam keterangannya, ia mengaku kaget ketika mengetahui saldonya terkuras tanpa melakukan transaksi apa pun.
“Saya tidak pernah merasa mentransfer uang ke siapa pun, apalagi ke rekening atas nama M Lutfi Hasibuan yang muncul di riwayat BRImo saya,” ujar Indah.
Ia berharap pihak kepolisian dapat menyelidiki kasus ini secara tuntas dan meminta BRI bertanggung jawab atas dugaan kebobolan identitas nasabah.
Sementara itu, KA SPK Polrestabes Palembang Ipda Kosasih membenarkan adanya laporan dari korban. “Laporan sudah kami terima dan akan ditindaklanjuti oleh Satuan Reskrim,” katanya.[DNP]

