RELUNG.ID – Menyambut bulan suci Ramadan 1446 Hijriah, Relung Media menggelar program bertajuk “Kultum dari Relung.”
Program ini menghadirkan sejumlah ulama besar di Palembang serta akademisi dari Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang untuk memberikan ceramah dengan berbagai tema menarik.
Beberapa ulama yang akan mengisi ceramah dalam program ini antara lain Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Palembang, KH Hendra Zainuddin, Ketua Aswaja NU Palembang, Buya Sulaiman M Urif, serta Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Prof. Dr Muhammad Adil, MA.
Selain itu, sejumlah ulama lainnya juga akan turut berpartisipasi dalam menyampaikan tausiah yang mendalam dan bermanfaat bagi umat Islam.
Menurut Manajer Program Kultum dari Relung, Eko Prasetyo, program ini bertujuan untuk memberikan wawasan ke-Islaman yang mendalam kepada masyarakat selama bulan Ramadan.
“Kami ingin menghadirkan ceramah-ceramah berkualitas dari para ulama dan akademisi, sehingga dapat menjadi bekal spiritual bagi masyarakat, utamanya follower media sosial kami menjelang waktu berbuka puasa,” ujarnya.
Eko menambahkan, program ini diharapkan dapat menjadi wadah pembelajaran agama yang lebih luas bagi masyarakat. Beragam tema menarik yang diangkat oleh para ulama diharapkan dapat memberikan pemahaman bagi masyarakat mengenai ajaran Islam. Baik dari sisi ibadah, akhlak hingga kehidupan sosial sesuai dengan tuntunan agama.
Ceramah dalam program “Kultum dari Relung” akan disiarkan secara langsung melalui berbagai platform media sosial Relung Media, seperti Facebook dan Instagram (@redaksi.relung), YouTube (@relungmedia), serta TikTok (@relung.id).
“Rencananya akan tayang secara langsung setiap menjelang waktu berbuka puasa,” ucapnya.
Beberapa topik yang akan dibahas antara lain keutamaan ibadah puasa, hikmah berbagi di bulan Ramadan, pentingnya menjaga persaudaraan sesama muslim, serta bagaimana meningkatkan kualitas diri melalui pendekatan spiritual selama bulan penuh berkah ini.
Sementara itu, Buya Sulaiman M Urif, salah seorang pengisi ceramah menjelaskan, program ini dapat menjadi sarana dakwah yang efektif dan bermanfaat. Dia menjelaskan, di era digital saat ini, dakwah bisa dilakukan dengan berbagai cara. Termasuk salah satunya media sosial.
“Kami berharap lebih banyak masyarakat yang bisa mengakses dan mendapatkan ilmu agama secara mudah dan fleksibel,” pungkasnya. (KPB)

