RELUNG.ID- Perseteruan terkait akses pertemuan anak pasca perceraian antara Sarwendah dan Ruben Onsu kembali menjadi sorotan. Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, membantah tudingan yang menyebut kliennya mempersulit Ruben untuk bertemu dengan anak-anak mereka.
Sebelumnya, pihak Ruben Onsu melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang, mengungkapkan adanya kendala dalam komunikasi dan pertemuan dengan anak-anak. Namun, Chris menilai tudingan tersebut tidak memiliki dasar yang jelas.
Menurut Chris, hingga saat ini tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa Sarwendah pernah menghalangi Ruben untuk bertemu dengan anak-anaknya.
“Kalau RO (Ruben Onsu) dan kuasa hukumnya bilang dipersulit ketemu anak-anaknya, mana bukti dipersulitnya? Tunjukkan RO pernah meminta bertemu anak kepada klien kami,” ujar Chris Sam Siwu seperti dikutip dari kanal YouTube Intens Investigasi, Minggu (31/5/2026).
Chris menegaskan bahwa Sarwendah tidak pernah membatasi hubungan antara anak-anak dengan ayah mereka. Menurutnya, pengaturan mengenai pertemuan hanya dilakukan untuk memastikan segala sesuatunya berjalan sesuai kesepakatan yang telah dibuat.
“Klien kami tidak pernah menghalangi. Masa ayah dan anak dibatasi? Tapi karena harus ada perjanjian tertulis, dibuat seperti itu,” katanya.
Meski demikian, pihak Sarwendah meminta agar jadwal pertemuan tetap memperhatikan aktivitas dan pendidikan anak-anak yang masih bersekolah. Ia menilai kepentingan anak harus menjadi prioritas utama.
“Klien kami hanya meminta jadwal kegiatan anak-anak jangan diganggu atau ditabrak untuk bertemu. Karena klien kami tidak pernah menutup satu hari pun untuk RO bertemu anak-anaknya,” jelas Chris.
Lebih lanjut, ia menyebut Sarwendah selalu membuka kesempatan bagi Ruben untuk bertemu dengan anak-anak, termasuk dengan datang langsung ke rumah.
“Kalau memang RO mau datang ke rumah, silakan karena pintu rumah tidak pernah ditutup,” ujarnya.
Chris juga membantah adanya upaya menjauhkan anak-anak dari Ruben. Menurutnya, Sarwendah justru selalu memberikan ruang bagi anak-anak untuk tetap menjalin hubungan dengan sang ayah.
“Bahkan di depan saya pun selalu ditanyakan, anaknya mau jumpa ayahnya atau tidak,” tutupnya.
Perbedaan pandangan antara kedua belah pihak terkait akses pertemuan anak ini pun kembali menjadi perhatian publik. Namun, baik pihak Sarwendah maupun Ruben Onsu sama-sama menegaskan bahwa kepentingan dan kenyamanan anak tetap menjadi prioritas utama.[YKP]

