RELUNG.ID- Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya kepastian hukum sebagai syarat utama negara untuk menjadi maju. Ia menyebut tidak ada negara maju yang tidak memiliki sistem hukum yang kuat dan berintegritas.
Hal itu disampaikan Prabowo dalam pidatonya pada Rapat Paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyoroti kebijakan peningkatan kesejahteraan bagi para hakim di Indonesia. Ia menyebut terdapat kenaikan penghasilan hakim yang mencapai hampir 300 persen.
“Ada yang sampai hampir 300 persen naiknya, penghasilan hakim-hakim kita,” kata Prabowo.
Prabowo mengaku bangga dengan laporan yang diterimanya terkait posisi penghasilan hakim Indonesia yang dinilai lebih tinggi dibandingkan sejumlah negara lain. Ia menyebut ketua Mahkamah Agung RI bahkan memiliki penghasilan lebih tinggi dibandingkan ketua MA Singapura, sementara hakim junior di Indonesia juga disebut lebih tinggi dibandingkan Malaysia.
“Saya sekarang bangga karena laporan ketua Mahkamah Agung kita penghasilannya lebih tinggi dari ketua Mahkamah Agung Singapura. Dan juga hakim paling junior kita gajinya lebih tinggi dari hakim junior di Malaysia,” ujarnya.
Menurut Prabowo, peningkatan kesejahteraan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat integritas lembaga peradilan. Ia menegaskan pemerintah tidak ingin aparat penegak hukum, termasuk hakim, dapat dipengaruhi oleh praktik suap.
“Ini langkah nyata untuk kita ciptakan institusi yang bersih. Kita tidak mau hakim-hakim kita disogok, dibeli,” tegasnya.
Prabowo menambahkan, peningkatan kesejahteraan juga menjadi bagian dari upaya memperkuat seluruh aparat negara agar bekerja secara profesional dan bebas dari praktik korupsi.[YKP]

