Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Sebulan Berjalan, Capaian Sensus Ekonomi di Lubuklinggau 52,89 Persen
Regional

Sebulan Berjalan, Capaian Sensus Ekonomi di Lubuklinggau 52,89 Persen

alwiBy alwi15/07/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Kepala Badan Pusat Statistik Lubuklinggau, Uray Noviandi. (Ansori/Relung)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Pelaksanaan pendataan sensus ekonomi 2026 di kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan hingga saat ini terus berjalan.

Progres pelaksanaan di lapangan yang sudah berjalan sejak sebulan terakhir ini telah mencapai 52,89 persen.

Baca juga :   Bapenda Muba Tempel Stiker Teguran di Reklame Penunggak Pajak

Kepala Badan Pusat Statistik Lubuklinggau, Uray Noviandi menjelaskan, dalam pelaksanaan pendataan dilapangan pihaknya menerjunkan sebanyak 194 petugas sensus yang tersebar di seluruh wilayah Kecamatan di Lubuklinggau. Diantaranya 170 petugas pendata lapangan dan 24 petugas pemeriksa .

“Kecamatan Lubuklinggau Timur II termasuk progres penyelesaian dilapangan tertinggi dengan capaian 57,41 persen. Sedangkan terendah Kecamatan Lubuklinggau Barat I,” kata Uray Noviandi pada Rabu, (15/7/2026).

Menurutnya, pelaksanaan pendataan sensus ekonomi yang dilaksanakan serentak secara Nasional ini berjalan selama 2,5 bulan dan ditargetkan selesai di tanggal 31 Agustus 2026.

Baca juga :   Blusukan ke Pasar 16 Ilir, Wapres Gibran "Ngirup" Cuko Pempek Tumpah

“Masyarakat jangan takut dengan adanya pendataan sensus ekonomi ini. Sebab tidak ada penetapannya semisal dengan desil atau pajak,” ujarnya.

Lebih lanjut, dalam pelaksanaan pendataan, petugas sensus yang datang ke rumah secara door to door dilengkapi dengan atribut, name tag, surat tugas dan gadget (aplikasi FASIH). Namun ia juga mengakui, memang masih banyak tantangan yang dihadapi petugas dilapangan dalam melakukan pendataan.

“Tentangan itu diantaranya responden sulit ditemui, masyarakat takut di data dan penolakan responden,” ungkapnya.

Baca juga :   3.932 ASN Dilantik di Palembang, Ratu Dewa Janjikan TPP untuk PPPK


Bahkan kata Uray, tantangan lainnya yaitu pengaruh medis sosial (medsos) semisal adanya masyarakat yang menolak untuk didata. Sehingga hal tersebut viral di medsos dan membuat masyarakat terpengaruh hingga menolak di data.

“Medsos juga cukup berpengaruh, semisal di media sosial ada yang menolak, jadi dia terpengaruh,” terangnya.

Sementara itu pengakuan Petugas Pencacah Lapangan (PPL) Sensus Ekonomi 2026 di Lubuklinggau, Jamil mengakui memang tidak sedikit masyarakat yang awalnya enggan menerima kedatangan petugas karena mengira data yang dikumpulkan akan digunakan untuk kepentingan penentuan penerima bantuan sosial.

Baca juga :   Pj Bupati Muba Lantik Dua Pejabat Eselon II

Kondisi tersebut menurutnya, membuat petugas harus memberikan penjelasan secara rinci mengenai tujuan Sensus Ekonomi yang dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Selain itu, sambungnya, petugas juga menghadapi kendala lain berupa kekhawatiran masyarakat bahwa pendataan akan berdampak pada perubahan status kesejahteraan (desil), hilangnya bantuan sosial yang selama ini diterima hingga dengan meningkatnya beban pajak.

“Sehingga kami sebelum proses wawancara dilakukan, harus lebih dulu memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa seluruh data yang dikumpulkan bersifat rahasia dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan, bukan untuk menentukan penerima bansos maupun penetapan pajak,” pungkasnya. (NSR)

BPS Lubuklinggau PPL Sensus Ekonomi Sensus Ekonomi 2026
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleRoy Suryo dan Dokter Tifa Kompak Bantah Isu Tak Lagi Sejalan
Next Article Polisi Ungkap Kronologi Tiga Santri Terbakar di Ponpes Lombok, Berawal dari Bensin untuk Campuran Cat
alwi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20265 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,885 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,757 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,731 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?