RELUNG.ID – Modernisasi rangkaian KA Rajabasa mulai menunjukkan hasil. Dalam satu bulan sejak resmi menggunakan rangkaian Kereta Ekonomi Premium Modifikasi pada 4 Juli 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang mencatat sebanyak 66.521 pelanggan menggunakan KA Rajabasa relasi Kertapati–Tanjungkarang pulang pergi.
Peningkatan kualitas layanan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Di tengah tingginya kebutuhan mobilitas antara Sumatera Selatan dan Lampung, KA Rajabasa tetap mempertahankan tarif Rp32.000 per perjalanan meski kini menawarkan fasilitas yang lebih nyaman.
Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, mengatakan modernisasi rangkaian merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk meningkatkan kualitas layanan transportasi publik tanpa membebani masyarakat dengan kenaikan tarif.
“Genap satu bulan pengoperasian rangkaian Kereta Ekonomi Premium Modifikasi, KA Rajabasa telah melayani 66.521 pelanggan. Capaian ini menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, tepat waktu, dan tetap terjangkau,” kata Aida.
Dari total tersebut, sebanyak 33.081 pelanggan melakukan perjalanan dari Kertapati menuju Tanjungkarang, atau rata-rata 1.067 penumpang per hari. Sementara rute sebaliknya, Tanjungkarang–Kertapati, melayani 33.440 pelanggan dengan rata-rata 1.078 penumpang setiap hari.
Menurut Aida, tingginya okupansi menunjukkan bahwa peningkatan kualitas sarana menjadi salah satu faktor yang mendorong masyarakat beralih menggunakan kereta api untuk perjalanan antardaerah.
Selain menghadirkan interior yang lebih modern, rangkaian Kereta Ekonomi Premium Modifikasi juga memberikan kenyamanan lebih baik selama perjalanan tanpa mengubah tarif yang tetap terjangkau.
“KA Rajabasa bukan sekadar sarana transportasi, tetapi juga menjadi penghubung aktivitas ekonomi, pendidikan, sosial, dan pariwisata antara Sumatera Selatan dan Lampung. Karena itu, KAI terus berupaya menghadirkan pelayanan yang berkualitas agar perjalanan pelanggan menjadi lebih nyaman dan berkesan,” ujarnya.
Sebagai salah satu layanan kereta api andalan di wilayah Sumatera bagian selatan, KA Rajabasa dinilai memiliki peran strategis dalam memperkuat konektivitas antarprovinsi. Pengoperasian rangkaian ekonomi premium juga menjadi bagian dari upaya KAI meningkatkan standar pelayanan sekaligus memberi nilai tambah bagi pelanggan.
Aida menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang terus mempercayakan perjalanan menggunakan KA Rajabasa.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan atas kepercayaan yang telah diberikan. Kepercayaan tersebut menjadi penyemangat bagi KAI untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan di seluruh aspek perjalanan,” katanya.
Seiring tingginya minat masyarakat menggunakan KA Rajabasa, KAI mengimbau calon penumpang membeli tiket hanya melalui kanal resmi, seperti aplikasi Access by KAI, situs kai.id, maupun mitra resmi yang bekerja sama dengan KAI.
Masyarakat juga diminta menghindari pembelian tiket melalui pihak atau kanal tidak resmi karena berisiko merugikan pelanggan, mengancam keamanan data pribadi, serta tidak menjamin keabsahan tiket.
“Kami mengajak seluruh pelanggan untuk selalu melakukan transaksi melalui kanal resmi KAI agar memperoleh kemudahan, keamanan, serta perlindungan selama proses pembelian tiket. Langkah ini juga merupakan upaya bersama dalam menciptakan ekosistem transportasi yang aman, tertib, dan terpercaya,” tegas Aida. (KPB)

