RELUNG.ID – Produsen jam tangan asal Jepang, Seiko, menghadirkan tiga model edisi terbatas Prospex Speedtimer sebagai penghormatan bagi ikon mobil sport klasik Datsun 240Z.
Koleksi ini menggabungkan warisan otomotif dari akhir 1960-an hingga awal 1970-an dengan teknologi dan desain jam tangan modern.
Dilansir dari Carscoops, ketiga model ini hadir dalam varian chronograph mekanis dan bertenaga surya, masing-masing diproduksi dengan jumlah terbatas dan dipasarkan secara global mulai September 2025 melalui butik Seiko dan mitra ritel resmi.
Model pertama adalah SPB517, jam tangan otomatis berdiameter 39,5 mm yang menggunakan mesin Caliber 6R55.
Dilengkapi bezel hitung mundur bergaya balap, aksen merah, serta logo Datsun klasik pada dial dan caseback, model ini diproduksi sebanyak 2.500 unit. Harga jualnya dibanderol USD 1.150 (sekitar Rp18,7 juta).
Model kedua, SSC957, adalah chronograph bertenaga surya berdiameter 41,4 mm dengan mesin Caliber V192 dan cadangan daya hingga enam bulan.
Diproduksi terbatas 4.000 unit, jam tangan ini menampilkan ukiran ilustrasi eksklusif Datsun 240Z pada penutup belakang. Model ini menjadi varian paling terjangkau, dengan harga USD 1.000 (sekitar Rp16,3 juta).
Model ketiga sekaligus paling premium adalah SRQ057, chronograph otomatis berdiameter 42 mm yang menggunakan Caliber 8R48 dengan roda kolom dan kopling vertikal.
Dihiasi bezel tachymeter hitam dan logo Datsun bergaya tulisan tangan, model ini diproduksi hanya 500 unit. Harga jualnya mencapai USD 3.200 (sekitar Rp52,1 juta).
Ketiga jam tangan ini dirancang dengan detail khusus untuk penggemar otomotif dan kolektor, termasuk penutup casing berukir emblem Datsun, tali kulit balap dari penyamakan kulit bersertifikat Leather Working Group, dan desain bezel yang terinspirasi Speedtimer klasik.
Selain koleksi edisi terbatas, Seiko juga akan merilis versi non-limited Prospex Speedtimer dengan desain vintage serupa namun tanpa merek Datsun, ditujukan bagi kolektor yang menginginkan tampilan lebih minimalis. (LWM)

