Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Sejarah Perang 5 Hari 5 Malam Jadi Candaan, Materi Stand Up Comedy Ali Alkaf Siap Dibawa ke Ranah Hukum
Regional

Sejarah Perang 5 Hari 5 Malam Jadi Candaan, Materi Stand Up Comedy Ali Alkaf Siap Dibawa ke Ranah Hukum

alwiBy alwi31/08/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Keluarga Pejuang dan Budayawan Palembang saat memberikan keterangan pers terkait materi stand up comedy Ali Alkaf. (Oskandar/Relung)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Materi stand-up comedy komika asal Palembang, Ali Alkaf, menuai sorotan setelah potongan videonya beredar di media sosial.

Sejumlah pegiat sejarah, budayawan, serta keturunan pejuang Perang 5 Hari 5 Malam menyampaikan keberatan terhadap materi yang dinilai menyinggung sejarah perjuangan masyarakat Palembang.

Baca juga :   Jelang Mudik Lebaran, Dishub Palembang Kerahkan 480 Personel dan Armada Pengawasan di Sungai

Potongan video tersebut diunggah melalui akun TikTok Somasi Community (SC). Dalam materi yang dibawakan, Ali Alkaf membahas secara satir Perang 5 Hari 5 Malam di Palembang yang berlangsung pada 1-5 Januari 1947.

Materi tersebut antara lain mempertanyakan durasi perang yang disebut berlangsung selama lima hari lima malam.

Ali kemudian menyampaikan sejumlah lelucon yang menggambarkan situasi peperangan, termasuk mengenai bekal makanan, pelayanan kesehatan, hingga interaksi antara tentara Palembang dan Belanda.

Baca juga :   Rugikan Ratusan Juta, Oknum Pegawai Disbun Sumsel dan Istri Dipolisikan

Pada bagian lainnya, materi tersebut menyinggung Sultan Palembang dalam penggambaran pertemuan dengan pihak Belanda setelah beberapa hari peperangan.

Dalam candaan itu, kemenangan Palembang kemudian dikaitkan dengan penggunaan batu cincin.

Potongan video tersebut kemudian mendapat respons dari sejumlah pihak yang merasa keberatan. Mereka menilai candaan tersebut tidak semestinya menjadikan perjuangan para pejuang dan masyarakat Palembang sebagai bahan olok-olok.

Baca juga :   Pandji Pragiwaksono Minta Maaf soal Candaan Adat Toraja: Saya Akan Belajar dan Lebih Peka

Budayawan Palembang, Fir Azwar, mengatakan pihaknya merasa terluka dengan materi yang beredar tersebut. Menurutnya, Perang 5 Hari 5 Malam merupakan salah satu bagian penting dari sejarah perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia di Palembang.

“Di dalam konten ini terdapat pelecehan dan olok-olok terhadap Perang 5 Hari 5 Malam. Tentunya kami sebagai pegiat sejarah dan budaya merasa terlukai oleh konten ini,” ujar Fir Azwar di kediamannya, Minggu (30/8/2026) sore.

Fir menyampaikan pihaknya berencana menempuh jalur hukum. Ia mengatakan telah memberikan kuasa kepada advokat Iskandar Sabani bersama Muhammad Iskandar untuk menindaklanjuti persoalan tersebut.

Baca juga :   Bhayangkara Muba Run 2025 Pecah Antusias, Hadiah Jutaan Rupiah Dibagikan

Keberatan serupa disampaikan Edi Candra alias Bung Jhon yang mengaku sebagai anak cucu pejuang Perang 5 Hari 5 Malam.

Ia mengatakan keluarga dan keturunan para pejuang merasa keberatan terhadap materi komedi tersebut. Menurut Edi, perjuangan pada masa itu tidak hanya melibatkan tokoh tertentu, tetapi juga laskar dan masyarakat Palembang.

“Kami sebagai anak-cucu pejuang Perang 5 Hari 5 Malam tidak terima apa yang telah disampaikan oleh stand-up comedy Ali Alkaf, mengolok-olok bahkan melecehkan,” kata Edi.

Baca juga :   Candaan Pramono Soal Gorong-gorong Tuai Tanggapan PSI

Menurutnya, penyampaian materi sejarah tanpa konteks yang tepat dikhawatirkan dapat memengaruhi cara generasi muda memandang perjuangan masyarakat Sumatera Selatan dalam mempertahankan kemerdekaan.

Edi mengatakan pihak keluarga dan keturunan pejuang juga akan memberikan kuasa kepada tim hukum untuk menindaklanjuti persoalan tersebut.

“Kita sebagai anak-cucu pejuang akan menuntut hal ini ke hukum, pada Ali Alkaf bahkan akun SC yang menyebarkan berita ini,” ujarnya.

Baca juga :   Dua Anggota DPRD Medan Adu Jotos di Toilet, Begini Kronologinya

Ketua DPD Asosiasi Kreator Konten Seluruh Indonesia (AKKSI) Sumsel, Hidayatul Fikri alias Mang Dayat, turut menyayangkan beredarnya konten tersebut.

Ia mengatakan kebebasan berekspresi, termasuk dalam menyampaikan materi komedi, tetap perlu memperhatikan konteks ketika membawa isu yang berkaitan dengan sejarah perjuangan.

“Saya sangat menyayangkan adanya konten ataupun unggahan dari Somasi Community yang mendistorsi nilai-nilai perjuangan ataupun sejarah Kota Palembang,” ujar Mang Dayat.

Baca juga :   Pandji Pragiwaksono Sebut Materi Mens Rea Bukan Penghinaan, Ini Produk Seni

Menurutnya, sejarah perjuangan masyarakat Palembang perlu terus diperkenalkan kepada generasi muda. Dengan demikian, penghargaan terhadap para pejuang serta nilai-nilai perjuangan mempertahankan kemerdekaan dapat terus terjaga.

Mang Dayat juga menyatakan dukungannya terhadap langkah yang akan ditempuh pegiat sejarah, budayawan, dan keturunan pejuang terkait persoalan tersebut.

Sementara itu, advokat Iskandar Sabani mengatakan pihaknya tengah mengkaji aspek hukum terkait beredarnya konten tersebut.

Baca juga :   Selain Fatality, Bima Putra Abadi Citranusa Juga Lakukan Pencemaran Lingkungan dan Pemindahan Alur Sungai?

Ia menyebut terdapat sejumlah ketentuan hukum yang menurutnya perlu dikaji, termasuk kemungkinan penerapan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Kalau saya lihat di kasus ini, mereka bisa terkena atau tersangkut masalah pidana Undang-Undang ITE. Menyebarkan berita bohong, membuat kegaduhan di masyarakat, fitnah, apalagi ada anak keturunan yang melaporkan,” kata Iskandar.

Iskandar mengatakan pihaknya berencana membawa persoalan tersebut ke Polda Sumatera Selatan.

Baca juga :   Tolak Kenaikan UMP Sumsel 1,5 Persen, Buruh Bakar Keranda di Depan Pemprov Sumsel

Namun, mengenai pasal yang nantinya diterapkan maupun ancaman pidananya, hal tersebut tetap bergantung pada hasil pemeriksaan aparat penegak hukum dan terpenuhinya unsur-unsur pidana dalam proses hukum.

Advokat lainnya, Muhammad Iskandar, juga menyayangkan materi komedi yang dinilai menyentuh aspek sejarah perjuangan masyarakat Palembang.

Menurutnya, kebebasan berekspresi harus diiringi dengan tanggung jawab, terlebih ketika materi yang disampaikan berkaitan dengan sejarah dan perjuangan masyarakat.

Baca juga :   Wow, Tim TNKS Temukan Empat Spesies Bunga Bangkai di Bukit Sulap Lubuklinggau

“Saya sangat menyayangkan pernyataan atau joke-joke-nya Ali Alkaf. Kita memang hidup bebas, tapi bebas yang bertanggung jawab,” tutupnya. (DSK)

Ali Alkaf Candaan Perang 5 Hari 5 Malam Stand Up Comedy
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleAsap Karhutla Pekat, Orang Utan di Ketapang Ditemukan Lemas hingga Tak Sadarkan Diri
Next Article Palang Pintu Terbuka, Pengendara Motor Nyaris Tertabrak Kereta Barang di Mangkang Semarang
alwi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20265 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,887 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,759 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,733 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?