RELUNG.ID – Realisasi serapan anggaran Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Palembang hingga akhir Juli 2026 masih berada di bawah target yang telah ditetapkan.
Dari target serapan sebesar 50 persen pada pertengahan tahun, realisasi anggaran baru mencapai sekitar 33 persen.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Palembang, Adrianus Amri, mengatakan lambatnya penyerapan anggaran dipengaruhi sejumlah program yang masih berada dalam tahap administrasi, terutama pembangunan sarana dan prasarana olahraga.
“Realisasi penggunaan anggaran di Dispora memang masih di bawah target, masih di bawah 33 persen dari target 50 persen,” ujarnya di Palembang, Rabu (29/7/2026).
Ia menjelaskan, penyerapan anggaran terbesar saat ini berasal dari pos belanja hibah. Sementara itu, anggaran untuk pembangunan fasilitas olahraga belum dapat direalisasikan secara maksimal karena masih melalui proses administrasi dan pengadaan.
Menurut Adrianus, penyerapan anggaran diperkirakan akan meningkat signifikan pada semester kedua seiring dimulainya pekerjaan fisik dan proses pembayaran proyek yang dijadwalkan selesai pada akhir tahun.
Selain fokus pada pembangunan infrastruktur olahraga, Dispora juga mulai mempersiapkan sejumlah agenda olahraga pada tahun depan.
Bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia, pemerintah akan mempersiapkan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) serta Pekan Praprov bagi atlet disabilitas yang dijadwalkan berlangsung di Kota Lubuklinggau.
Anggaran pada kegiatan tersebut akan digunakan untuk mendukung persiapan atlet, pelatih, bonus prestasi, hingga kebutuhan teknis penyelenggaraan.
Dispora juga merencanakan pelaksanaan Pekan Olahraga Kota pada akhir tahun depan yang saat ini masih dalam tahap koordinasi dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
Di sektor kepemudaan, Dispora akan menyalurkan dana hibah untuk mendukung kegiatan Pramuka pada akhir tahun.
Selain itu, program pemberdayaan organisasi kepemudaan juga akan difokuskan pada pengembangan kewirausahaan sebagai salah satu indikator keberhasilan pembinaan pemuda.
Untuk agenda terdekat, Dispora menjadwalkan penyelenggaraan Pekan Olahraga Kota pada Oktober hingga November 2026. Sementara kegiatan Pramuka tingkat provinsi akan berlanjut dengan rencana jambore daerah pada tahun depan.
Adrianus mengungkapkan pagu anggaran Dispora Kota Palembang pada 2026 meningkat tajam menjadi sekitar Rp42 miliar, jauh lebih besar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang berada di bawah Rp10 miliar.
Peningkatan anggaran tersebut didorong oleh pengembangan berbagai program kepemudaan dan olahraga, termasuk revitalisasi sejumlah fasilitas olahraga di Kota Palembang.
Salah satu proyek yang menjadi prioritas adalah revitalisasi Lapangan Hatta. Menurut Adrianus, proyek tersebut diawali dengan penyusunan Detail Engineering Design (DED) mengingat konsep pembangunan yang akan diterapkan berbeda dari sebelumnya.
Ke depan, Lapangan Hatta dirancang menjadi kawasan olahraga terpadu yang dapat digunakan untuk mini soccer, futsal, dan bola basket.
Selain itu, revitalisasi juga dilakukan di Lapangan Kamboja melalui perbaikan lapangan dan pemasangan rumput baru.
Pemerintah Kota Palembang juga tengah menyiapkan rencana pembangunan stadion sepak bola baru sebagai pengganti fungsi Lapangan Hatta.
Dua lokasi tengah dipertimbangkan, yakni kawasan dekat PDAM dan wilayah Keramasan, Karya Jaya. Namun, perubahan fungsi Lapangan Hatta masih harus memperoleh persetujuan dari pemerintah pusat karena memerlukan perubahan status pemanfaatan lahan.
“Lapangan Hatta nantinya akan menjadi kawasan multiolahraga. Karena itu, perubahan alih fungsi harus diajukan terlebih dahulu ke kementerian sebelum proyek dapat direalisasikan sepenuhnya,” tutupnya. (DSK)

