Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Siaga Penuh Hadapi Karhutla, Polda Sumsel Gandakan Pasukan Lapangan Jadi 1.000 Personel
Regional

Siaga Penuh Hadapi Karhutla, Polda Sumsel Gandakan Pasukan Lapangan Jadi 1.000 Personel

alwiBy alwi05/09/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Karo Ops Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Muhammad Anis Prasetio Santoso memantau titik api dari layar komputer. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Polda Sumatera Selatan meningkatkan kekuatan personel penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari 548 menjadi 1.000 personel.

Penebalan kekuatan tersebut dilakukan sebagai langkah responsif menghadapi dinamika potensi karhutla sekaligus mempercepat pencegahan dan penanganan di wilayah rawan.

Baca juga :   Satgas Pangan Polda Sumsel Sidak Pasar Palembang, Temukan Pasokan Beras Bulog SPHP Terhenti

Berdasarkan pantauan data satelit Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang terintegrasi dalam aplikasi Sistem Terpadu Operasi Karhutla (Stop Karhutla) Polda Sumsel di Palembang, Jumat, 4 September 2026, terdeteksi 648 titik panas di wilayah Sumatera Selatan.

Dari jumlah tersebut, 590 titik berada pada tingkat kepercayaan menengah (medium) dan 58 titik pada tingkat kepercayaan rendah (low). Sementara itu, tidak terpantau titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi (high).

Merespons kondisi tersebut, Polda Sumsel menambah kekuatan personel hingga mencapai 1.000 personel. Penebalan ini difokuskan untuk memperkuat pengawasan dan respons di 20 posko siaga karhutla yang tersebar pada lima satuan wilayah (Satwil), terutama wilayah yang memiliki potensi kerawanan lebih tinggi.

Baca juga :   Konflik Timur Tengah Memanas, Umrah Asal Sumsel Ditunda, Pemerintah Prioritaskan Keselamatan Jemaah

Kekuatan tambahan tersebut didukung sarana operasional untuk menjangkau lokasi dengan karakteristik medan yang sulit.

Armada taktis perairan Ditpolairud serta kendaraan roda dua dari Samapta dan Brimob turut disiapkan untuk mendukung mobilitas personel menuju kawasan yang sulit dijangkau kendaraan darat biasa, termasuk wilayah dengan karakteristik lahan gambut.

Peningkatan kekuatan tersebut diarahkan untuk mempercepat verifikasi lapangan atau ground check terhadap informasi titik panas, memperkuat patroli preventif, serta melakukan pemadaman sedini mungkin apabila ditemukan api.

Baca juga :   Tak Temui Titik Terang Soal Ganti Rugi Lahan, Warga Lahat Resmi Laporkan Pamapersada Nusantara

Kesiapsiagaan selama 24 jam menjadi bagian dari strategi untuk mencegah potensi kebakaran berkembang dan memberikan dampak lebih luas terhadap masyarakat.

Karo Ops Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Muhammad Anis Prasetio Santoso menegaskan, bahwa penambahan kekuatan merupakan langkah cepat Polda Sumsel dalam menyesuaikan kemampuan operasional dengan dinamika di lapangan.

“Menyikapi perkembangan dinamika cuaca dan pantauan titik panas, Polda Sumsel langsung mengambil langkah cepat dengan meningkatkan jumlah perkuatan yang awalnya 548 personel kini menjadi 1.000 personel.

Baca juga :   Enam Polisi Sakit Usai Pengamanan Pemilu

“Kekuatan ini kami sebar untuk mempercepat pemadaman dini di setiap posko, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan tenang,” tegas Kombes Pol. Muhammad Anis Prasetio Santoso.

Menurutnya, keberadaan personel di lapangan tidak hanya ditujukan untuk merespons kebakaran yang telah terjadi, tetapi juga memastikan setiap informasi mengenai titik panas segera diverifikasi. Dengan demikian, langkah penanganan dapat dilakukan berdasarkan kondisi faktual di lapangan.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan penebalan kekuatan merupakan bentuk kesiapsiagaan Polri dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam penanggulangan karhutla. Identitas dan jabatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya.

Baca juga :   Belasan Bangunan Liar Tambang Ilegal di Muara Enim Dibongkar

“Polda Sumsel berkomitmen penuh mendukung agenda strategis pemerintah dalam penanggulangan karhutla dan menjaga stabilitas kamtibmas. Kami mengimbau masyarakat untuk terus bersinergi menjaga lingkungan dan tidak membuka lahan dengan cara membakar demi kenyamanan kita bersama,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya.

Polda Sumsel juga terus memperkuat koordinasi lintas sektoral dalam penanganan karhutla. Sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, instansi terkait, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mempercepat deteksi, pemadaman, pendinginan, serta pemantauan setelah api berhasil dikendalikan.

Melalui pelipatgandaan kekuatan personel dari 548 menjadi 1.000 personel, dukungan 20 posko siaga, pemanfaatan sistem monitoring Stop Karhutla, serta penguatan sarana operasional, Polda Sumsel memastikan penanganan karhutla dilakukan secara cepat, terukur, dan berkelanjutan.

Baca juga :   Karhutla TN Way Kambas Meluas hingga 802,4 Hektare, Penyebab Masih Diselidiki

Langkah tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri dalam melindungi masyarakat, menjaga lingkungan, dan mempertahankan stabilitas kamtibmas di Sumatera Selatan. Polda Sumsel mengajak seluruh masyarakat untuk tidak melakukan pembukaan atau pembersihan lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan potensi karhutla agar dapat ditangani sedini mungkin. (FZP)

Karhutla Polda Sumsel
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleJarak Pandang Terbatas Akibat Kabut Asap, Bus Damri Tabrak Bus ALS di Tol Palindra
Next Article Tiga Remaja di Palembang Gugat Ayah Kandungnya Rp700 Juta, Ini Perkaranya
alwi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20264 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,867 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,742 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,715 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?